Pelaksanaan Ujian Nasional ( UN ) Sekolah Menengah Atas/ Sederajat di Kabupaten Pekalongan yang dilaksanakan
mulai kemarin (Senin, 15/04/ 2013) berjalan lancar, aman dan tertib. Informasi
dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Dindikbud ) Kabupaten Pekalongan menyebutkan
bahwa tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaan ujian di hari pertama.
“Hanya saja dalam pelaksanaan ujian hari pertama ini ada 4 siswa SMA tidak mengikuti ujian, 2 anak sakit dan 2 mengundurkan diri. Dan 8 siswa SMK yang
tidak mengikuti ujian karena sakit dan berhalangan” ungkap Kabid Pendidikian
Dasar Dindikbud Drs. Risa Sumarsiyanto,
MPd kemarin.(15/3)
Seusai prosedur, ketidakhadiran para siswa ini selanjutnya dikonfirmasi dan
klarifikasi oleh pihak sekolah kepada keluarga, dan mereka memang berhalangan untuk mengikuti
ujian nasional pada hari pertama ini .
Selanjutnya Risa menjelaskan bahwa pada tahun ini, peserta ujian mencapai 7.787
siwa yang berasal dari SMA Negeri Swasta, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri/Swasta, Madrsah
Aliyah dan sekolah persamaan kejar Paket C. “
Untuk siswa SMK N dan swasta pada ujian kali ini mencapai 3.243 siswa yang berasal dari siswa smk
negeri 1.005 anak dan 2.238 siswa SMK Swasta” imbuhnya
Untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan UN di Kabupaten Pekalongan dibentuk
posko yang berpusat Kantor Dindikbud dan
2 kordinator wilyah (Korwil). Untuk Korwil Sekolah SMA berkedudukan di SMA 1 Kajen.
Sedangkan untuk Korwil sekolah SMK menempati SMK Kedungwuni.
“Korwil ini bertugas untuk
memudahkan dan melancarkan koordinasi dan komunikasi antar sekolah sehingga jika terjadi pemasalahan
akan secepatnya selesai “ imbuhnya
Sementara itu pada saat meninjau persiapan kesiapan UN di SMAN 1 Kajen, Bupati Pekalongan Drs. Amat Antono, MSi mengintruksikan kepada panitia penyelenggaran
pengawas ujian dan yang terkait pelakanaan UN agar menjalankan tugas dan peran
masing-masing dengan sungguh-sungguh, sehingga UN berjalan lancar.
“Ceking tempat dan berbagai hal yang berkaitan dengan UN. Pastikan semua
kebutuhan UN mulai soal, tempat ujian dan pendukung lain tersedia dan sesuai
ketentuan yang ada sehingga UN berjalan lancar, nyaman dan tertib “ ungkap Amat
Antono.(sumber:Humas Kab.Pekalongan)
Tags:
Warta Kajen
