KAJEN – Nilai-nilai Pancasila merupakan
tatanan tentang kehidupan yang dianggap baik memberi corak, watak dan ciri
masyarakat dan bangsa Indonesia yang membedakan dengan masyarakat atau bangsa
lain. Demikian sambutan tertulis Bupati Pekalongan Drs. H. A. Antono, M.Si yang
dibacakan oleh Asisten Pemerintahan Sekda Drs. H. Yoyon Ustar Hidayat, M.Si
saat membuka acara Fasilitasi Pemasyarakatan dan Revitalisasi Nilai-nilai
Pancasila bagi Elemen Masyarakat di Kabupaten Pekalongan, Selasa (11/6/2013) di
aula lantai 1 Setda.
Tampak hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten
Pekalongan Tuti Harmonis, SE.MM, para perwakilan FKPD/Muspida, para perwakilan
SKPD terkait dan tamu undangan lainnya.
Dijelaskan, pemasyarakatan dan
revitaslisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa merupakan hal
yang fundamental. Karena nilai-nilai Pancasila merupakan roh dan jatidiri
bangsa Indonesia. Untuk itulah pemasyarakatan dan revitalisasi nilai-nilai
Pancasila bagi elemen masyarakat di Kabupaten Pekalongan mutlak perlu
ditanamkan.
“Saya memandang masyarakat Kabupaten
Pekalongan telah mensikapi dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam
kehidupan sehari-hari. Terbukti kehidupan masyarakat Kabupaten Pekalongan yang
religius, tepo seliro, demokratis, toleransi, penuh kebersamaan kegotong-royongan
dalam memecahkan permasalahan yang ada, jauh dari tindakan anarkis, Sehingga
situasi dan kondisi stabil dan aman,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan, satu dasawarsa reformasi
telah terlewati, namun krisis sosial belum bisa diatasi. Hal antara lain
dikarenakan adanya pergeseran nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia yang
semula paternalistik, santun, toleran, dan gotong-royong telah berubah ke arah
individualistik dan materialistik. “Disamping itu ephorian demokrasi secara
berlebihan dan penguatan sikap anti pluralisme, berkurangnya pemahaman atas
kebhinekaan atau kemajemukan dan mengarah pada ikatan promodialisme, sehingga
semangat nasionalisme memudar,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan
Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pekalongan, Drs. Achmad Muchlisin,
selaku ketua penyelenggara, melaporkan kegiatan yang diselenggarakan bertujuan
untuk memantapkan pemahaman dan pengamalan Pancasila sebagai filosofi dasar
negara, ideologi negara, guna mencapai cita-cita dan tujuan nasional.
Selain itu, kata Muchlisin, tujuan
kegiatan untuk memantapkan wawasan kebangsaan bagi semua komponen/elemen
masyarakat, guna melestarikan rasa kebangsaan, paham kebangsaan, dan semangat
kebangsaan, serta membangun kesadaran berbangsa dan bernegara. Dan membangun
serta memelihara kondusifitas daerah yang sehat, dinamis, demokratis, adil, maju
dan sejahtera.
Peserta yang mengikuti kegiatan
fasilitasi, tutur Muchlisin, berjumlah 100 orang, terdiri dari tim penggerak
PKK Kecamatan sebanyak 19 orang, tokoh masyarakat 16 orang, mahasiswa 16 orang,
ormas keagamaan dan kepercayaan 24 orang, kelompok profesi 8 orang, serta LSM 6
orang.
Adapun narasumber yang dihadirkan antara
lain Drs. Muhammad Yulianto, M.Si (FISIP Undip), Soejatno Pedro HD (Ketua Dewan
Pimpinan Daerah X SOKSI, Jawa Tengah), dan Drs. MT. Arifin, SU (Pengajar
Universitas Muhammadiyah Surakarta). Sedangkan sebagai moderator yakni Suharto,
SH.MH (Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Pekalongan).(sumber:humaskab.pekalongan)
Tags:
Warta Kajen
