Ditemukan 16 HIV/Aids Baru

Suwondo MUHAMMAD HADIYAN / RADAR PEKALONGAN
Perkembangan kasus HIV/Aids di Kabupaten Pekalongan di tahun 2014 ini semakin mengkhawatirkan. Setidaknya sejak awal Januari hingga Mei 2014, Dinas Kesehatan setempat telah menemukan 16 kasus baru. Dengan begitu, jumlah kasus HIV/Aids di Kabupaten Pekalongan mencapai 116 kasus.

Selama 5 Bulan, Total jadi 116 Kasus
Hal itu diungkapkan Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan, Suwondo saat dijumpai Radar, kemarin (5/6). Ia mengatakan, penderita HIV/Aids di Kabupaten Pekalongan telah mengalami kenaikan menjadi 116 kasus. Jumlah tersebut, terhimpun sejak tahun 2005 hingga bulan Mei 2014.

Dari 116 penderita HIV/Aids yang ada, lanjut dia, sebanyak 51 persen didominasi oleh perempuan dan 49 persen sisanya diderita oleh laki-laki. “Dari jumlah kasus tersebut, 40 persen penderita meninggal dunia,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang ada, sambungnya, Penderita HIV/Aids di Kabupaten Pekalongan didominasi di daerah Kecamatan Karanganyar, dengan jumlah penderita mencapai 18 orang, disusul Tirto dan Siwalan masing-masing 15 orang dan 9 orang. “Wilayah lain yang tercatat adanya kasus HIV/Aids diantaranya, Bojong 9 orang, Kajen 7 orang, Wopi 7 orang, Kedungwuni 7 orang, Kesesi 6 orang, Wiradesa 6 orang dan Wonokerto 6 orang,” terangnya.

Ia menambahkan, kasus HIV/Aids berdasarkan jenis pekerjaannya, didominasi oleh ibu rumah tangga (irt) dengan angka mencapai 30 penderita, wiraswasta 27 orang, buruh 26 orang dan pekerja seks komersial (PSK) 13 orang. “Sedang usia rata-rata paling banyak penderitanya paling banyak 25 hingga 34 tahun sebanyak 45 persen, 35 hingga 44 tahun sebanyak 27 persen, dan 0 hingga 14 tahun ada 10 persen,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah antisipasi penyebaran penyakit ini. Di antaranya penjaringan atau deteksi dini pada kelompok berisiko, penyuluhan, pelatihan petugas medis, pendampingan dan ketersediaan obat.

“Saya berharap, jumlah kasus HIV/Aids di Kabupaten Pekalongan, ke depan semakin menurun. Namun, hal ini butuh dukungan semua pihak termasuk masyarakat. Saya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menghindari penularan penyakit ini melalui berbagai cara, diantaranya yakni puasa seks sebelum menikah, saling sedia, menggunakan kondom, tidak bergantian menggunakan jarum suntik dan memberikan pendidikan,” tandasnya.
(sumber:Radarpekalongan)
Lebih baru Lebih lama