BUPATI CEK LANGSUNG PERSIAPAN ANTISIPASI BENCANA


 
Kajen – Bupati Pekalongan Drs. H. Amat Antono, MSi melaksanakan apel siaga bencana di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan (16/12/14). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apel siaga bencana dilakukan dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana di wilayah Kabupaten Pekalongan.
“Saya ingin melihat secara riil persiapan kita dalam rangka mengantisipasi, menimimalisir resiko sekiranya Kabupayen Pekalongan mendapatkan ujian bencana. Tentu kita tidak mengharapkan hal buruk terjadi, namun hal seperti ini harus tetap dipersiapkan dengan baik. Oleh karena itu saya minta kesiapan dan kesadaran semua pihak apabila kita diperlukan dalam rangka kepedulian terhadap sesama”, jelasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah siaga mengantisipasi bencana, antara lain TNI, Polri, Unit Reaksi Cepat (URC), Satpol, Linmas, PMI, TKSK, Tagana, Unit Bantuan Pertolongan Pramuka (Ubaloka), SAR gabungan, BPBD dan Dinas Kesehatan. “Keberhasilan tugas di lapangan tidak lepas dari soliditas, kekompakan kita dalam membangun kebersamaan lintas sektor, juga dengan para relawan. Jadi kuncinya adalah kebersamaan, dengan sudah terjalinnya kebersamaan begitu ada masalah kita bisa langsung bergerak menangani”, ujarnya.
Setelah melakukan pengecekan di lapangan, Bupati menilai persiapan yang dilakukan sudah cukup bagus meliputi mobil, peralatan, perlengkapan dapur, logistik dalam keadaan standby. “Kita harus mengecek satu per satu peralatan yang ada, misalnya kompor meski kondisinya masih baru, kita tetap harus mencobanya dulu. Jangan sampai lengah, karena betapa pun bagusnya peralatan yang ada, kuncinya tetap ada di sumber daya manusia yang menggunakannya”.
Terkait bencana longsor di Banjarnegara, Bupati mengatakan telah memberikan bantuan logistik dan personel beserta peralatannya. “PMI sampai hari ini masih menerjunkan 10 personelnya disana. Peralatan dan logistik juga tersedia. Kita pada prinsipnya mau menolong jangan sampai malah membebani”.
Sumber ( Humas kabupaten pekalongan)
Lebih baru Lebih lama