Koperasi Wanita (Kopwan) Jasmine Fatayat NU Kabupaten Pekalongan, bermitra dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pekalongan, melaksanakan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI kepada anggota Fatayat NU se Kabupaten Pekalongan, Selasa (09/12/2014). Acara digelar di aula rumah makan Kampung Damai Karanganyar.
Acara tersebut dihadiri, antara lain, Ketua Kopwan
Jasmine Ratna Nahdliyana beserta segenap pengurus, Kasi Fasilitasi Pembiayaan
Bidang Koperasi Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil
dan Menengah (Dinperindagkop & UMKM) Kabupaten Pekalongan, Sri Hartono, perwakilan
BRI Cabang Pekalongan Hery Susanto dan Satrio Wibowo, serta sekitar 100 anggota
Kopwan Jasmine yang memiliki usaha di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Menurut perwakilan BRI Cabang Pekalongan Hery Susanto,
melalui KUR masyarakat yang mempunyai usaha kecil skala rumah tangga, baik
pribadi maupun yang tergabung dalam Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dapat
mengakses dana tersebut dengan mudah tanpa persyaratan yang memberatkan. “Syarat untuk mendapatkan dana KUR cukup
dengan melampirkan fotokopi KTP, KK, dan surat keterangan usaha dari pemerintah
desa,” jelasnya.
“Nasabah KUR adalah nasabah baru yang tidak mempunyai
pinjaman dari bank lainnya. Besaran pinjaman dana KUR mulai Rp 1 juta sampai Rp
20 juta, jangka waktu 3 tahun dengan bunga 1,% per bulan,” imbuh Hery.
Pada acara tersebut, peserta sosialisasi banyak
melontarkan pertanyaan kemudahan memperoleh KUR. Seperti yang tanyakan Yati
dari Kelurahan Simbangkulon. Ia selama ini merasa risih kalau ingin mengajukan
kredit ke Bank. “Saya belum pernah mengajukan kredit ke Bank untuk menambah
modal warung saya. Hal ini karena saya merasa risih. Untuk itu mohon saya
dibantu,” ungkap Yati dengan nada malu-malu.
Menanggapi hal itu, Hery Susanto menjelaskan, dalam
program KUR masyarakat yang meminjam dana tersebut dijamin oleh pemerintah dan
pasti akan dibantu oleh Bank BRI. “Proses pinjaman KUR tidak berbelit-belit,
proses pencairannya paling lama hanya satu minggu sejak pinjaman diajukan.
Untuk itu silahkan ibu tidak segan-segan untuk datangi BRI di sekitar rumah ibu
tinggal dan pasati akan kami bantu,” tegas Hery.
Pada kesempatan yang sama, Kasi Fasilitasi Pembiayaan
Bidang Koperasi Dinperindagkop & UMKM Kabupaten Pekalongan, Sri Hartono
mengatakan, kegiatan sosialisasi KUR ini merupakan langkah yang bagus dan
strategis untuk bermitra dengan BRI. Untuk Koperasi, KUR dari BRI besaran yang
bisa didapat mulai Rp 50 juta hingga Rp 500 juta. “Seperti yang pernah diterima
oleh Koperasi Pasar Kajen beberapa waktu lalu yaitu sebesar Rp 300 juta dari
BRI. Dan alhamdulillah saat ini sudah lunas,” kata Sri Hartono mencontohkan.
“Sehingga untuk Koperasi Jasmine ini jangan khawatir
bila ingin mengajukan KUR, karena BRI menurut Bapak Satrio ini bisa memberikan
sebesar itu. Kami dari Dinperindagkop UMKM bersedia memberikan surat rekomendasinya,”
imbuhnya.
Sementara itu Ketua Kopwan Jasmine, Ratna Nahdliyana mengharapkan
setelah mengikuti sosialisasi KUR dari BRI ini, sahabat-sahabat Fatayat yang
memiliki usaha bisa menindaklanjuti untuk mengajukan KUR demi kemajuan usahanya.
SUMBER (HUMAS KAB.PEKALONGAN)
Tags:
Warta Kajen