Kajen - Sebanyak 763 calon Jamaah Haji (Calhaj) Kabupaten Pekalongan diberangkatkan oleh Bupati Pekalongan Drs. Amat Antono di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan kemarin. ( 4/9). Calhaj tersebut terbagi atas 3 Kelompok Terbang (kloter). Untuk Kloter 40 terdiri atas 139 calhaj, kloter 41 terdiri atas 355 calhaj dan kloter 43 yang terdiri atas 265 calhaj.
Pada
kesempatan ini Bupati Pekalongan Drs. Amat Antono menyampaikan kepada para
calhaj untuk bersyukur karena memperoleh nikmat tidak semua orang mendapat
nikmat ini. Sebagai ungkapan rasa syukurnya diwujudkan dengan meniatkan dan
bulatkan tekad dalam hati berangkat ibadah haji ini untuk memenuhi kewajiban selaku
umat islam bukan untuk kepentingan yang lain..” Serta untuk memenuhi keyakinan
kita, dalam memenuhi panggilan Ilahi “ tandasnya.
Selajutnya
Bupati mengajak para calhaj untuk tetap menjaga kesehatan dengan makan dan
minum yang teratur serta istirahat yang cukup. “Kami mengingatkan kembali bahwa cuaca di sana sangat berbeda dengan di
Indonesia, kadangkala panas dan dinginnya melebihi di Indonesia oleh karena bapak
ibu harus beradaptasi akan kondisi alam ini” terangnya.
Untuk
para petugas Tim Pemandu Haji Daerah ( TPHD) Bupati mengingatkan kembali kepada
mereka, bahwa pengiriman mereka adalah dalam rangka melayani para calhaj, baik untuk
urusan hal kesehatan dan maupun informasi lainnya. Oleh karena itu untuk
petugas TPHD untuk selalu ingat tugasnya yaitu menomorsatukan pelayan kepada
para jamaah daripada melakukan kepentingan yang lain” tegas Bupati.
Bupati
menegaskan pelaksanaan ibadah haji ini berjalan lancar dan baik karena
kerjasama yang harmonis dari Pemerintah Pusat, Propinsi hingga Daerah maupun dengan
para pembimbing. Saya berharap keharmonisan untuk selalu dijaga agar segalanya
berjalan baik dan lancar .” dengan kerjasama ini mudah-mudahan perjalanan
ibadah calhaj semuanya lancar, bapak ibu tetap sehat dan bisa melaksanakan rukun
dan wajibnya sehingga menjadi haji mabrur yang mampu menjadi panutan keluarga dan menjadi penerang dalam lingkungan
“ terangnya.
Tags:
Warta Kajen
