KAJEN
- Dinas Pendapatan
Pengelolaan Kas Aset Daerah (DPPKAD) Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Jateng,Samsat,Jasa Rahaja, dan Polres Pekalongan,melakukan gerakkan penyadaran wajib pajak di SMA 1 Kajen,Jumat (20/11).
"Para
pelajar tingkat SMA merupakan generasi muda yang perlu di kenalkan
wajib pajak, sehingga kelak ketika sudah punya penghasilannya tidak lupa
kewajibannya pada negara yaitu membayar pajak," kata Kepala DPPKAD
Provinsi Jawa Tengah, Hendri Santoso, di sela-sela memberi sosialisasi
di SMA 1 Kajen.
Menurutnya,
para pelajar dijadikan sasaran sosialisasi mereka juga banyak yang
sudah mengendarai sepeda motor. Harapannya pelajar akan memberitahukan
kepada orang tuanya masing-masing mengenai kewajibannya membayar pajak
kendaraan bermotornya.
Diakuinya,
lesunya perekonomian sekarang ini menyebabkan beberapa pemilik
kendaraan bermotor menunggak membayar pajak, terutama mereka yang
membeli kendaraan bermotor dengan cara cicil. Menurut dia, mereka lebih
memilih membayar cicialn terlebih dulu, sehingga pajak ditunda.
Untuk
menyiasati minimnya tunggakan pembayaran pajak, lanjut dia, DPPKAD
Provinsi Jawa Tengah akan melaksanakan beberapa program. Di antaranya
pemutihan, membayar pajak dengan sistem online bekerja sama dengan BRI
dan sebagainya.
Tags:
Warta Kajen
