Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 21.00 wib,Rahmat (50) Prangkat desa datang ke
Balai Desa Lambur untuk menurunkan Bendera dan melihat Korban yang dikira sedang
tidur di teras belakang Aula balai desa sehingga Rahmat pergi ke Pos
kampling di luar balai desa.
Kemudian pukul 22.00 wib Rahmat datang lagi bersama Siswoyo (40) seorang PNS Alamat Dk.Lambur 3 Desa Lambur bermaksut untuk membangunkan korban, setelah mencoba dibangunkan dan menerangi tubuh korban
dengan senter ternyata didapati wajah korban sudah digerumuni banyak semut, kaku
dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Yudiyono Tim Medis dari Puskesmas Rawat inap Kandangserang menjelaskan kemungkinan mayat meninggal karena serangan jantung mendadak atau strook karena ditemukan sudah terjadi lebam mayat,Keluar darah dari kedua mata, Ada luka ( kulit terkelupas ) yang kemungkinan korban mengalami kegelisahan sehingga terjadi gesekan atau benturan dengan benda sekitar.
Istri Korban,Sri Mulyati (42) menjelaskan korban meninggalkan rumah sejak hari Sabtu, 21 November 2015 sekitar pukul 19.00 wib.Namun dirinya tidak menghendaki mayat korban untuk di Autopsi serta mengatakan menerima korban meninggal karena musibah.
Tags:
Warta Kajen