KAJEN - Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTMH) di Bantar Kulon Kecamatan Lebakbarang dapat mengaliri 7000 rumah di lebakbarang dan sekitarnya,hal itu diungkapkan oleh direktur Hidro Rizki Ilahi ( HRI) Ir Adi
Darmanto saat peresmian kamis (10/3) kemarin .
"PLTM ini menghasilkan listrik 7 Megawatt,jadi sekitar 7000 rumah yang dapat teraliri dengan asumsi setiap rumah rata-rata memakai 1000 watt."
Dirinya juga menjelaskan Pembangkit listrik yang dibangunnya ini sangat ramah lingkungan dan tidak menghasilkan limbah.
"PLTM ini menghasilkan listrik 7 Megawatt,jadi sekitar 7000 rumah yang dapat teraliri dengan asumsi setiap rumah rata-rata memakai 1000 watt."
Dirinya juga menjelaskan Pembangkit listrik yang dibangunnya ini sangat ramah lingkungan dan tidak menghasilkan limbah.
"Air yang menggerakan turbin ini dialirkan dari kedung sepanjang 1,8 km kemudian dijatuhkan setinggi 53 meter itu bisa menghasilkan listrik sebanyak 7 megawatt,kemudian air tersebut kembali lagi ke sungai,sangat ramah lingkungan."
Untuk nilai Investasinya dirinya menerangkan sekitar 14 juta dolar amerika serikat.
" Nilai investasinya mencapai 2 juta dolar untuk 1 Megawatt," ungkapnya.
Adi
Darmanto menyampaikan bahwa pihaknya akan membangun listrik tenaga air ini
dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik di pulau Jawa dengan memanfaatkan
kekayaan alam air yang ada.
“ Kami memilih berinvestasi di Kabupaten Pekalongan ini karena mempunyai potensi alam yang memenuhi syarat dibangun PLTM ini “ pungkas adi.
“ Kami memilih berinvestasi di Kabupaten Pekalongan ini karena mempunyai potensi alam yang memenuhi syarat dibangun PLTM ini “ pungkas adi.
Tags:
Warta Kajen
