KAJEN - Sebanyak 22 Eks PSK dikabupaten pekalongan yang tengah menjalani rehabilitasi di Panti Rehabilitasi Sosial Wanito Utomo Solo terus dipantau oleh Dinsosnakertrans Kabupaten Pekalongan.
Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Pekalongan,Moch Afib mengatakan terus memonitor perkembangan Eks PSK demi perkembangan yang lebih baik.
"Kami terus memonitor mereka dipanti rehabilitasi,bahkan setelah pulang dari sana kami juga menawarkan pelatihan yang lebih mendalam lagi (di Balai Latihan Kerja).Disolo mereka mendapatkan pendidikan tata rias,salon,menjahit dan lain sebagainya."
Diharapakan sekembalinya dari rehabilitasi mereka tidak kembali menjadi wanita penghibur dan lebih diarahkan untuk berwirausaha sesuai ketrampilan yang dimiliki agar lebih memiliki harga diri ditengah masyarakat.
"Tahun ini ada 22 orang Eks PSK yang dikirim kalau tahun lalu ada 5 orang,mudah-mudahan mereka benar-benar mentas tidak kembali lagi menjadi wanita penghibur."(R-N)
:
Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Pekalongan,Moch Afib mengatakan terus memonitor perkembangan Eks PSK demi perkembangan yang lebih baik.
"Kami terus memonitor mereka dipanti rehabilitasi,bahkan setelah pulang dari sana kami juga menawarkan pelatihan yang lebih mendalam lagi (di Balai Latihan Kerja).Disolo mereka mendapatkan pendidikan tata rias,salon,menjahit dan lain sebagainya."
Diharapakan sekembalinya dari rehabilitasi mereka tidak kembali menjadi wanita penghibur dan lebih diarahkan untuk berwirausaha sesuai ketrampilan yang dimiliki agar lebih memiliki harga diri ditengah masyarakat.
"Tahun ini ada 22 orang Eks PSK yang dikirim kalau tahun lalu ada 5 orang,mudah-mudahan mereka benar-benar mentas tidak kembali lagi menjadi wanita penghibur."(R-N)
:
Tags:
Warta Kajen
