KAJEN – Bupati
Pekalongan, H. Asip Kholbihi, SH,.M.Si hari ini, Selasa (26/7/2016) secara
resmi melantik Tim Penggerak PKK Kab. Pekalongan masa bhakti 2016-2021 di Aula
lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan. Serta menyaksikan serah terima jabatan Ketua
Dekranasda Kabupaten Pekalongan periode 2016 – 2021 (Dra. Hj. Munafah Asip
Kholbihi) untuk menggantikan Ketua Dekranasda periode 2011-2016 (Ir. Hj. Arini
Antono).
Hadir dalam
kesempatan tersebut para Kepala SKPD dan Camat se-Kab. Pekalongan, para Ketua
TP.PKK kecamatan se-Kab. Pekalongan, Ketua GOW dan Organisasi Wanita se-Kab.
Pekalongan serta para pengurus Dekranasda Kab. Pekalongan. Mengawali
sambutannya, Bupati mengungkapkan bahwa keberadaan PKK dan Dekranasda
sangat penting, karena kedua organisasi tersebut merupakan mitra strategis
pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam melaksanakan fungsi Pembangunan dan
pemberdayaan (Developing dan empowering ).
“Organisasi pemerintahan tidak bisa
berdiri sendiri dalam melaksanakan fungsinya, namun dibutuhkan orang lain/
organisasi lain untuk mengakselerasikan semua tugas dan fungsinya tersebut,”
tegasnya.
Lebih lanjut Asip menegaskan arti
pentingnya PKK sebagai organisasi wanita semi
pemerintah yang selama ini telah membuktikan peran pentingnya sebagai mitra
pemerintah dalam pembangunan masyarakat seutuhnya, Karena apa yang telah dilakukan PKK bersentuhan
langsung dengan Keluarga sebagai organisasi terkecil dari sebuah bangsa, dengan
garapan dan sasaran kerja yang sangat komplek dan beragam yaitu bidang ekonomi,
Pendidikan, Kesehatan, sosial serta bidang lainnya yang berkaitan dengan
kesejahteraan dan kemandirian sebuah keluarga. Tak
hanya itu, jaringan dan garis komando PKK yang sangat jelas dan memiliki
hirarki organisasi dari Pusat sampai ke desa/kelurahan
menurutnya merupakan sebuah potensi dan kekuatan luar biasa yang
dimiliki PKK.
Pada bagian lain, Asip menegaskan
agar Dekranasda sebagai mitra pemerintah memiliki peran penting diantaranya
dalam mempromosikan produk-produk kerajinan daerah
dan membantu para pengrajin untuk dapat lebih memberdayakan dirinya menjadi lebih
sejahtera. Ditegaskan Asip bahwa banyak kelebihan yang dimiliki oleh Kab.
Pekalongan yaitu berada tepat di tengah-tengah Pulau Jawa dan di Jalur Pantura,
memiliki iklim sosial politik yang kondusif, serta UMK (Upah Minimum Kabupaten)
yang kompetitif diharapkan mampu mendorong iklim investasi kearah positif,
menurutnya UMKM di Kab. Pekalongan yang berjumlah ± 67.000 sebagai grassrote
penggerak ekonomi kerakyatan harus didorong bersama-sama dengan industri besar
sehingga mampu berjalan beriringan, hal ini sangat memungkinkan direalisasikan
pada 2017.
“ Pasar bebas kawasan ASEAN /
Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) menjadi tantangan
sekaligus peluang bagi dunia usaha lokal khususnya UKM, untuk
itu ayo persiapkan
diri kita dengan terus berkreasi dan berinovasi agar dapat bersaing di
pasar global,” terangnya.
Tak
lupa Bupati mengucapkan terimakasih kepada Tim Penggerak PKK dan
Ketua Dekranasda Kab. Pekalongan masa bhakti 2011 – 2016 atas pengabdian dan
sumbangsihnya selama ini bagi kemajuan Kab. Pekalongan.
Serta ucapan selamat kepada Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda
Kabupaten Pekalongan yang baru menerima penyerahan tugas disertai Harapan agar
mereka segera melakukan konsolidasi internal
organisasi, menyusun program kerja dengan memperhatikan kebutuhan kedepan dan
program kerja ketua yang lama, Segera melaksanakan tugas dengan
mengidentifikasi permasalahan , menyerap aspirasi anggota dan mitra, serta menjalin
komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh SKPD terkait dalam upaya
sinkronisasi program.
“ Terkait dengan tugas dan fungsi PKK dan Dekranasda agar
dapat bersinergi dengan PKK dan Dekranasda, Susun program dan laksanakan
pembangunan secara partisipatif dan
manfaatkan kemitraan dengan PKK dan Dekranasda secara proporsional untuk
menyukseskan program /kegiatan pemerintah,” tegasnya menutup sambutan.
Tags:
Warta Kajen
