KAJEN
– Sebanyak 72 orang petugas Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka)
Kabupaten Pekalongan tahun 2016 yang terdiri dari 27 orang pelajar, 12 pramuka
dan 33 anggota Polri dibawah bimbingan 5 orang pelatih Selasa malam kemarin
(15/8) dikukuhkan Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, MSi di Pendopo Rumah
Dinas Bupati Pekalongan di Kajen. Mereka adalah orang-orang pilihan yang akan
bertugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada Peringatan Hari Ulang
tahun Kemerdekaan ke 71 RI.
Apresiasi
yang sama diberikan juga kepada para orang tua dari Paskibraka serta pihak
sekolah yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak tersebut untuk
menjadi anggota Paskibraka 2016. “Terimakasih, Bapak dan Ibu telah mendidik
anak-anak menjadi generasi muda yang tangguh, yang punya perspektif dan
mencintai tanah air tercinta ini. Tanpa dukungan Bapak dan Ibu, mustahil semua
ini dapat berjalan sesuai harapan kita semua,” imbuh Asip.
Bupati
Pekalongan dalam sambutannya sesaat setelah mengukuhkan mereka menyampaikan rasa
terimakasihnya dan apresiasi yang tinggi pada seluruh petugas Paskibraka yang
pada tanggal 17 Agustus 2016 nanti akan mengawal dan melaksanakan tugas terhormat
dan mulia dengan mengibarkan Sang Saka Merah Putih. “Mudah-mudahan kerja keras Saudara
akan memantapkan tugas Saudara dalam menjalankan tugas mulia dan baik ini. Saya
yakin akan kemampuan, dedikasi dan tanggungjawab Saudara untuk melaksanakan
tugas tersebut,” ujar Bupati.
Lebih
lanjut Asip mengharapkan para petugas Paskibraka ini untuk senantiasa menjadi
kebanggaan masyarakat kabupaten Pekalongan karena menurutnya tidak semua
generasi bisa mendapatkan kesempatan untuk mengibarkan Merah Putih di bumi
kabupaten Pekalongan ini. “Tunjukkan
bahwa Saudara memang layak dipilih sebagai petugas Paskibraka,” pesannya.
Kepada
para Paskibraka yang akan bertugas, tak lupa orang nomor satu di Kabupaten
Pekalongan tersebut menekankan beberapa hal, diantaranya beliau meminta para
petugas untuk menjaga diri dan kesehatannya selama masa karantina hingga
tanggal 17 Agustus 2016 nanti. “Jangan jadikan tugas ini sebagai beban, tapi
jadikanlah sebagai tugas yang amat mulia. Manfaatkan dengan baik kesempatan ini
sebagai wadah pembelajaran sehingga menjadi pengalaman yang berharga bagi
kalian,” tegasnya.
Ditambahkannya,
bahwa pengalaman ini tidak setiap tahun akan datang dan merupakan kesempatan
yang sangat terbatas, oleh karenanya Bupati meminta para pemuda pilihan ini
untuk menggunakan kesempatan ini menjadi sebuah referensi ketika memaknai hidup
dengan cara kerja sama, gotong-royong dan bagaimana melaksanakan tanggungjawab
secara persis,” pesannya.
Selanjutnya
kepada para pelatih yang telah melakukan pembinaan, pendidikan dan olah latih
pada anak-anak tersebut tak lupa Bupati juga menyampaikan rasa terima kasihnya
sehingga pada malam pengukuhan tersebut dapat menyaksikan mereka dengan keadaan
sikap sehat dan siap menerima tanggung jawab. “Ini tidak mudah, dan ini butuh
ketekunan, ketelitian, kesabaran dan profesionalitas dari para pelatih.
Terimakasih dan apresiasi kepada saudara atas bimbingannya,” tambahnya.
Tags:
Warta Kajen

