KAJEN
– Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kabupaten Pekalongan melalui
Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A)
bekerjasama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) STAIN Pekalongan menggelar
workshop Peningkatan Life Skills Teknik Konseling.
Kegiatan
dilaksanakan selama dua hari yaitu Jumat hingga Sabtu (12 – 13 Agustus 2016 di aula
lantai 3 Gedung PCNU Kabupaten Pekalongan di Kedungwuni dan diikuti 25 kader
Fatayat NU yang merupakan delegasi dari PAC Fatayat NU se Kabupaten Pekalongan.
Ketua
PC Fatayat NU Kabupaten Pekalongan, Hj. Mufasiroh, M.Si pada pembukaan
workshop, Jumat (12/8/2016) berharap para peserta mampu mencerna materi yang disampaikan
oleh para narasumber, sehingga nanti dapat mensosialisasikan kepada
sahabat-sahabat Fatayat NU yang ada di daerahnya masing-masing tentang program-program
yang ada di PC Fatayat NU terutama LKP3A yang sebelumnya bernama LKP2A, tetapi hasil
Kongres tahun 2010 di Pondok Gede Jakarta diubah menjadi LKP3A.
“LKP3A
adalah lembaga bentukan Fatayat NU dan memiliki dasar hukum yang sah serta
tercantum dalam PD PRT Fatayat NU Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
LKP3A,
menurut Mufasiroh, dalam perjalanannya
sudah banya memberikan kontribusi kepada masyarakat luas. “Oleh karena itu
melalui kegiatan workshop ini kami selaku Pimpinan Cabang Fatayat NU sangat
mengharapkan agar eksistensi LKP3A ini lebih maksimal lagi. Bagaimana peran kita
dalam menangani kasus-kasus yang terjadi di masyarakat secara luas terutama
pada perempuan atau anak yang mengalami tindak kekerasan untuk benar-benar
langsung dapat dikaji,” imbuh Mufasiroh.
Sementara
itu, Kepala Dinporapar Kabupaten Pekalongan yang diwakili Kabid Pemuda, Hj.
Rahmawati, S.IP., M.Si dalam sambutan menyatakan dukungan atas kegiatan yang
diselenggarakan oleh LKP3 Fatayat NU bekerjasama dengan LPM STAIN Pekalongan.
Sedangkan
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Dra. Hj. Hindun, MH., selaku Penasehat PC
Fatayat NU sebelum membuka acara workshop, dalam sambutannya menyampaikan bahwa
peningkatan kapasitas dalam rangka untuk lebih mempunyai kemampuan guna
memberikan konseling kepada masyarakat sangatlah diperlukan.
Hindun
berharap dengan diselenggarakan workshop teknis konseling akan muncul
konselor-konselor handal dari Fatayat NU Kabupaten Pekalongan yang akan dapat
melayani masyarakat khususnya dalam penanganan masalah KDRT.
Workshop
selama dua hari itu dilaksanakan dalam teori dan praktek. Di hari pertama menghadirkan
narasumber dari tim LPM STAIN Pekalongan yaitu DR. Esti Zaduqisti, S.Ag., M.Si yang
memberikan materi tentang Psikologi Kepribadian. Selanjutnya, Purnama Rozak,
S.Sos.I, M.Si dengan materi tentang Kesehatan Mental dan Nadhifatus Zulfa, M.Pd
mengambil materi tentang BK Individu dan BK Kelompok.
Di
hari kedua, workshop menghadirkan narasumber dari Polres Pekalongan yang akan
menyajikan materi tentang Dasar Hukum Perundang-Undangan KDRT dan materi tentang
Alur Hukum Pelaporan dan Pendampingan Kasus. Dan workshop akan ditutup dengan
materi sharing penanganan kasus yang akan disampaikan oleh tim LKP3A PC Fatayat
NU Kabupaten Pekalongan.
Tags:
Warta Kajen
