Bupati Buka Rapat Konsultasi Dan Koordinasi Pembina TP. PKK


                  KAJEN – Bertempat di Aula lantai 3 Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, hari ini (14/11) dilaksanakan Rapat Konsultasi dan Koordinasi Pembina TP. PKK dengan TP. PKK Kab. Pekalongan. Hadir secara langsung Bupati Pekalongan, H. Asip Kholbihi, SH. M.Si beserta Wakil Bupati Pekalongan, Ir. Hj. Arini Harimurti untuk memberikan pengarahan, serta Sekretaris Daerah beserta jajaran dan para kepala SKPD selaku Anggota Pembina TP. PKK.
 
                  Kepala BPMPKB, Drs. Yoyon Ustar Hidayat, M.Si dalam laporannya selaku penyelenggara mengungkapkan, bahwa kegiatan yang dihadiri lebih kurang 115 orang tersebut bertujuan untuk melaksanakan koordinasi dan mensinergikan program – program SKPD yang bermitra dengan TP. PKK sehingga pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dapat berjalan dengan baik, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 
 “ Dalam Rakon hari ini akan dibentuk Desk  dan diskusi antara SKPD dengan masing-masing Pokja PKK untuk mensinergikan progra-program TP.PKK dengan SKPD,” terangnya.
 
                  Sementara itu Ketua TP. PKK Kab. Pekalongan, Dra. Hj. Munafah Asip Kholbihi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Rakon hari ini merupakan moment penting yang diharapkan mampu mendukung keberhasilan kemitraan pemerintah dengan TP. PKK dimana muaranya adalah pemberdayaan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Hj. Munafah juga memaparkan berbagai tantangan, permasalahan, serta rencana program kerja yang telah dan akan dilaksanakan oleh TP. PKK, diantaranya yang disoroti adalah derasnya pengaruh globalisasi khususnya terkait arus informasi dan penggunaan Gadget yang berpotensi melemahkan komunikasi antar anggota keluarga, semakin berkurangnya kader atau SDM TP. PKK, dan minimnya sarpras pendukung TP. PKK, serta percepatan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. 
 
“ Saya berharap kepada pembina atau mitra PKK untuk saling bersinergi untuk terwujudnya masyarakat Kabupaten Pekalongan yang sejahtera, religius dan berkelanjutan, berbasis potensi lokal,”  ungkapnya menutup sambutan.
 
                  Sementara itu, Wakil Bupati Pekalongan dalam sambutan arahannya mengungkapkan bahwa Rakon hari ini merupakan kesempatan bagi SKPD untuk berkoordinasi dengan TP. PKK yang notabene memiliki kader atau tenaga sampai dengan tingkat paling bawah di desa yaitu Dasawisma agar dapat membantu pelaksanaan program di SKPD.
 
 “ Jika SKPD dapat “memanfaatkan” TP. PKK dalam arti positif, dalam melaksanakan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, maka InsyaAllah program tersebut akan berhasil. Hidup Jaya PKK,” tegasnya.
 
                  Pada kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada TP. PKK atas kerja keras dan dukungannya kepada Pemkab. Pekalongan, karena TP. PKK merupakan mitra strategis pemerintah yang menjadi garda depan pembangunan.
 
 “ Dengan adanya Rakon maka program – program yang akan dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK  akan bersinergi baik dengan program kegiatan yang ada di SKPD sehingga ada sesuatu yang tersambung atara program SKPD dengan PKK,” tegasnya.
 
            Rakon hari ini juga diharapkan Asip mampu mendorong percepatan 10 program pokok PKK dalam memecahkan berbagai persoalan pemberdayaan keluarga, dengan tujuan akhir menjadi gerakan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. 
 
 Oleh karenanya sangat diharapkan kegiatan dari SKPD yang bermitra dengan PKK adalah kegiatan yang dapat menyentuh dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat “ terangnya
 
                  Tak lupa Bupati juga berpesan kepada Jajaran Pembina TP. PKK Kabupaten Pekalongan untuk terus meningkatkan bimbingan, pembinaan, bantuan dan fasilitasi serta kemudahan untuk kelancaran dan kelangsungan program/ kegiatan gerakan PKK.
 
 “ Sedikit demi sedikit agar paradigma PKK sebagai milik PNS akan berubah menjadi PKK milik masyarakat,” tukasnya. 

Ditambahkan Bupati agar TP.PKK juga memiliki spirit “inisiatif progresif” dalam melaksanakan program-programnya sehingga mampu menjawab tantangan global dan kebutuhan masyarakat.
 
 “ Jangan tinggalkan jatidiri dan konsep lama TP. PKK, sambil terus menggali dan menemukan konsep baru yang tepat sebagai upaya mengikuti perkembangan yang terus berjalan,” tukas Asip menutup sambutannya.
Lebih baru Lebih lama