Bandar Togel Dapat Bekingan?

KAJEN – Togel,merupakan penyakit masyarakat yang harusnya dimusnahkan,namun ironisnya di Kabupaten Pekalongan para bandar justru mengaku mendapat bekingan,sehingga mereka semakin berani dengan terang-terangan menggunakan kupon.
 
Di Kajen misalnya, para pengecer semakin banyak. Mereka berani menjadi pengecer karena ada janji “aman” yang disampai para pengedar. 
 
“Kalau mau cari bandar togel gampang mas. Mereka biasanya nongkrong tak jauh dari pom bensin Kajen,” kata seorang sumber yang tidak mau disebutkan namanya.
 
Sumber yang tak mau disebutkan identitasnya ini juga mengaku tahu bandar-bandar judi togel. Diantaranya berinisial K. Bahkan, bandar K ini tidak bergerak sendiri. Saudaranya juga ikut berkecimpung dalam praktik haram tersebut.
 
“Saya bukannya nuduh mas, mungkin saja benar si K ini ada bekingannya. La wong saya warga biasa saja tahu kok, masa aparat tidak tahu,” ketusnya.
 
Ternyata hal tersebut juga sama,seperti di wilayah Doro, Bojong, Sragi, Karanganyar dan lainnya. Informasi yang diperoleh, para pengecer memiliki bandar berbeda-beda dengan janji aman dari kejaran petugas.
 
Diungkapkan oleh warga yang lain,Roni,Ia membenarkan bahwa saat ini praktik judi togel semakin berani. 
 
“Kalau di desa saya,  dulu jual togel melalui SMS, kalau sekarang sudah pakai kupon pak. Jadi, warga di desa saya yang mau masang togel sudah tahu pengecer togel. Bukan rahasia atau sembunyi-sembunyi lagi pak,Katanya togel saat ini sudah bebas pak. Para pengecer mengaku sudah dibekingi. Jadi, mereka jualan ya santai saja tanpa takut ada polisi,” ungkapnya.
Lebih baru Lebih lama