KAJEN - Malang benar nasib Kunto (53) seorang
nelayan warga Desa Bebel Rt.18 Rw.05 Kecamatan Wonokerto Kabupaten
Pekalongan,rumah sederhana yang belum lama dibangunnya roboh akibat terkena getaran
dari suara petir,sekira pukul 23.30 Wib,rabu (18/01).
Kasubag Humas Polres Pekalongan,AKP Aries Tri Hartanto mengungkapkan bahwa awal mula kejadian yaitu saat terjadi hujan lebat disertai angin dan petir yang cukup kencang sehingga menimbulkan getaran dan mengakibatkan rumah milik Kunto (53) yang dibuat dari batu bata dan belum di plester tersebut roboh.
"Ukuran rumah 5 x 12 meter dengan ketinggian bangunan sekitar 4 meter dan struktur bangunan tidak ada penguat cor besi. "
Adapun rumah tersebut dihuni oleh Kunto (53) beserta seorang istri dan ketiga anaknya yang masih kecil.
"Tidak ada korban jiwa namun anaknya yang pertama Hesti (15) seorang pelajar mengalami luka dan sudah dijahit pada bagian kepalanya.sedangkan kedua adiknya yang masing-masing masih berusia 5 tahun baik-baik saja."
Sedangkan kerugian materi sekitar Rp 50.000.000,- ,Saat ini keluarga Kunto mengungsi kerumah orang tuanya.
Tags:
Warta Kajen
