Penonton disuguhi berbagai
pertunjukan seni yang menceritakan batik sebagai warisan budaya dunia. Sejak
pertama, penonton sudah dibuat penasaran dengan suara kentongan yang dipukul
oleh Bupati Pekalongan dan para tamu undangan dan kemudian diikuti oleh para
pemusik, dengan lampu yang kemudian dimatikan. Suasana menjadi semakin membuat
penonton penasaran ketika tampil puluhan penari kuda kepang dan mengikuti irama
kentongan dan musik yang mengiringi. Sebagian penari lainnya membawa
umbul-umbul dan obor. Mereka berlarian di sisi timur pendopo, hingga akhirnya
masuk ke dalam area pendopo.
Pertunjukan berlangsung tanpa
henti, berturut-turut ditampilkan Tarian Rakyat Pekalongan, Sepi Suwung, Daya
Juang, Bedayan Antebing Qolbu, serta Tarian Sufi. Semua penampilan seni mengusung
kain batik bermotif kawung, hingga terakhir, sebelum artis Ibu Kota, Iga
Mawarni yang menjadi bintang tamu pada acara tersebut tampil, beberapa seniman
yang muncul di antara penonton, tampil dengan membawa buah kolang-kaling yang
menjadi simbol motif batik kawung.
Penonton makin terpukau ketika
artis Iga Mawarni tampil dari pintu utama peringgitan Pendopo Bupati
Pekalongan, dengan sorot lampu yang terus mengikutinya. Iga Mawarni tampil
sangat anggun dan cantik dengan hijab dan jarik serta selendang batik bermotif
kawung, menyanyikan lagu “Kucuran Cinta”. Dengan suara khasnya yang berat, Iga
Mawarni menyanyikan lagu tersebut, dan sesekali mengajak penonton ikut menyanyi
bersama sambil bertepuk tangan. Hingga kemudian, semua seniman pendukung acara
tersebut ikut bergabung.
Usai bernyanyi, Iga Mawarni yang
didampingi penyiar Radio Rasika FM, Bagus, melelang 3 lembar kain batik motif
kawung karya seniman batik Kota Santri, Sunoto Seno. Batik yang dilelang
berturut-turut bermotif “Kawung penganten tebu” yang dimenangkan oleh Bupati
Pekalongan dengan lelang tertinggi yakni Rp. 20 juta, kemudian batik “Kawung
Anteping Qolbu” yang dimenangkan oleh Bambang Sutejo dengan nilai lelang Rp. 10
juta serta motif batik “Kawung Suwung” dengan nilai lelang Rp. 5 juta yang
akhirnya dimenangkan oleh Iga Mawarni sendiri.
Sebelumnya, dalam pembukaan
acara, Bupati Pekalongan, H. Asip Kholbihi, SH, MH dalam sambutannya
menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap Komunitas Tutur Batik yang
telah berusaha mengkolaborasikan batik dengan seni yang lain. Menurut Bupati,
Kabupaten Pekalongan layak menjadi “The Legend of Batik” dan acara malam
tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengangkat harkat dan nilai batik.
Bupati dalam kesempatan tersebut juga menyatakan akan mengkolaborasikan batik
dengan kekayaan hutan Petungkriyono, sehingga pihaknya nanti akan
mengeksplorasi warna alam untuk menghasilkan batik warna alam sebagai kebutuhan
dunia.
“Acara ini sangat strategis dan bermakna, oleh karena itu, kami
sampaikan terima kasih kepada para seniman yang terlibat,” ungkap Asip.
Kepala Dinas Pariwisata
Provinsi Jawa Tengah, Urip Sihabudin, SH, MH, mewakili Gubernur H. Ganjar
Pranowo, SH, M.IP, dalam sambutannya menyatakan bangga dengan kegiatan yang
diselenggarakan oleh Pemkab Pekalongan bersama Dekranasda dan Yayasan Tutur
Batik. Pihaknya berharap, kegiatan tersebut, dengan atraksi-atraksi seni dan
potensi batiknya, bisa mendukung sektor pariwisata yang ditargetkan bisa
mendatangkan 2 juta wisatawan
mancanegara ke Jawa Tengah hingga tahun 2019 nanti.
Pembina Komunitas Tutur Batik,
Prof. Dr. Bambang Sutejo, didampingi Abdul Karim Su’udi dari Komunitas Tutur
Batik, dalam sambutannya menyampaikan, pagelaran kali itu, perdana, namun bukan
yang terakhir. Pihaknya akan terus menggiatkan tutur batik. Menurutnya, batik
dari Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya memiliki nilai, oleh karena itu, batik
tidak hanya sekedar karya, namun bisa menjadi cerita yang panjang, dengan
dinarasikan.
Pagelaran Perdana Tutur
Batik dengan konseptor Rizaldi Siagian didukung Deddy Luthan Dance Company
Jakarta pimpinan Elly D. Luthan, Dewan Kesenian Daerah (DKD) kabupaten
Pekalongan serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten
Pekalongan. Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Dra Hj. Hindun, SH, M.Si,
Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti, Sekda beserta jajaran Pemkab
Pekalongan, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Munafah Asip
Kholbihi, Isteri Bupati Tegal, Ny. Enthus Susmono, serta para seniman dari
berbagai kota dan tamu undangan lainnya. Acara juga diramaikan dengan pameran
kerajinan daerah di sisi barat pendopo.
Tags:
Warta Kajen
