KAJEN - Adalah Mukhlis (46), warga Rogoselo, yang
rumahnya ditempati Satgas TMMD Reguler Kodim Pekalongan. Dia menyatakan, meski baru sekitar seminggu Satgas tinggal di
rumahnya, terasa para TNI itu seperti
keluarga sendiri.
Dikemukakan,
mudah-mudahan jalinan keluarga selama TMMD itu, kelak jika TMMD Kodim
Pekalongan di Rogoselo sudah usai, hubungan kekeluargaan itu tetap terjaga.
Saling mengabarkan, dan salih silahturahmi di hari-hari tertentu.
Sikap kekeluargaan dan saling bantu membantu di lokasi TMMD Reguler Kodim Pekalongan, ternyata tidak saja ditunjukkan oleh ornag-orang dewasa. Melainkan, juga ditunjukan oleh seorang bocah yang masih duduk di bangku SD.
Adalah
Serda Haryanto
yang mendapat tawaran itu. Dia dengan sukacita menerima tawaran itu,
''saya bangga dengan anak SD itu, karena jiwa sosial untuk membantu
orang sudah
dimiliki. Dia sendiri belum sepat pulang ke rumah dari mengikuti
pelajaran di
sekolah,'' bebernya.
''Meski baru sekitar seminggu mereka tinggal di rumah kami,
para anggota Satgas seperti keluarga sendiri. karena rata-rata para anggota
Satgas bisa membawa diri, ramah. Dan ringan tangan, artinya membantu
bersih-bersih rumah di setiap harinya,'' ungkap Mukhlis.
Sikap kekeluargaan dan saling bantu membantu di lokasi TMMD Reguler Kodim Pekalongan, ternyata tidak saja ditunjukkan oleh ornag-orang dewasa. Melainkan, juga ditunjukan oleh seorang bocah yang masih duduk di bangku SD.
Seperti yang ditunjukan oleh, Maryono ( 11), seorang siswa
SD kelas 4, saat dalam perjalanan pulang, dan saat melewati lokasi TMMD,
tiba-tiba hujan turun deras. Dengan begitu lugunya Maryono menawari kepada
anggota TNI untuk ikut membantu
mengambil jemuran.
Tags:
tentara
