KAJEN
- Besarnya gelombang pasang air laut membuat tanggul sungai sepanjang
25 meter dengan ketinggian 1 meter di Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto,
Kabupaten Pekalongan, jebol. Akibatnya banjir merendam rumah warga.Rabu (19/07).
Diketahui,sedikitnya 900 rumah di desa Jeruksari terendam banjir dengan ketinggian 40 centimeter hingga 45 centimeter, walaupun air rob sudah menjadi langganan namun dengan jebolnya tanggul tersebut aktivitas perekonomian di desa tersebut pun semakin
mengalami kelumpuhan.
Seorang warga Jeruksari , M Nurkholis menuturkan bahwa akibat
tanggul jebol, banjir yang ada arusnya deras, sehingga membahayakan
masyarakat sekitar.
"Desa
Jeruksari sudah langganan banjir rob, dan kali ini cukup parah. Jalan
yang biasanya tidak terendam banjir, kali ini terendam hingga ketinggian
15 centimeter. Jarang sekali di Desa Jeruksari jalan terendam banjir
hingga 15 centimeter. Di kampung yang lebih rendah ya habis. Rumah-rumah
terendam banjir hingga ketinggian 50 centimeter lebih," ungkapnya.
Selain itu,kibat banjir tersebut, kondisi desa sempat lumpuh,
sebab kendaraan tidak bisa melintasi dan masyarakat pun sulit berjalan
di genangan banjir yang arusnya deras.
"Siang ini sudah mulai surut
airnya. Ketinggian sekarang sekitar 30 centimeter. Untuk rob sendiri
memang ketinggiannya fluktuatif dalam sehari. Puncak tertinggi banjir
biasanya sejak pukul 16.00 WIB hingga 04.00 WIB dinihari," terang dia.
Anggota
DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi PDIP ini menyatakan, kondisi
banjir paling parah di Dukuh Kranding, yang merupakan pedukuhan tempat
tinggalnya. Dikatakan, masyarakat hanya ingin bencana rob segera
berakhir.
Sementara itu,Kepala
BPBD Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko, menyatakan, tanggul
sungai di Desa Jeruksari jebol akibat dihantam air pasang yang tinggi,
saat hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah itu. Tanggul
yang jebol sepanjang 25 meter dengan tinggi 1 meter berada di RT 3 RW 5
Dukuh Kranding. Pihaknya mengatakan sudah cek lokasi dan memberi bantuan logistik.Dirinya juga berjanji akan segera memperbaiki tanggul tersebut.
Tags:
Warta Kajen
