KAJEN - Usaha pencarian jenazah ibu Dastri (55) Warga Desa Kalijambe Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan yang hilang hanyut terbawa derasnya aliran sungai pada kamis kemarin,akhirnya membuahkan hasil,jenazah Dastri ditemukan sekitar 800 meter dari lokasi hanyut di Sungai Kalijambe Kidul,Jum'at (10/11) sekira pukul 09.00 Wib.
Pencarian jenazah dastri melibatkan Personil Basarnas Semarang 8 orang,Pekalongan Resqu 10 orang, MDMC pekajangan 8 orang,BPBD Pekalongan 14 orang,Dalmas Polres Pekalongan 15
Setelah ditemukan Jenazah Dastri langsung diperiksa oleh para medis dari Puskesmas 2 Sragi dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.
Pencarian jenazah dastri melibatkan Personil Basarnas Semarang 8 orang,Pekalongan Resqu 10 orang, MDMC pekajangan 8 orang,BPBD Pekalongan 14 orang,Dalmas Polres Pekalongan 15
orang,Tagana Dinsos Kab Pekalongan 20 orang, dan Polsek Sragi.
Keluarga
pun menyadari dan menerima bahwa hal tersebut sebagai musibah selanjutnya
jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Adapun kronologis kejadian yaitu pada
hari Kamis tanggal 09 November 2017 sekira pukul 10.00 WIB korban
berpamitan kepada anaknya akan ke sungai untuk buang air besar sekaligus mencuci baju. Selang 2
(dua) jam kemudian korban tidak kunjung kembali dan disaat bersamaan Diyono (60) suami korban
pulang dari sawah dan singgah di tempat pembakaran bata merah yang
terletak di bawah jembatan yang menghubungkan Desa Kalijambe Kec. Sragi
dengan Desa Pantianom Kec. Bojong kemudian pulang kerumah dan
menanyakan keberadaan korban,karena merasa khawatir Diyono mencari korban ke sungai namun tidak menemukan korban,malah di tepian sungai
dirinya mendapati ember dan sejumlah pakaian milik korban,dan terdapat jejak
bekas orang terpeleset.Diduga korban terpleset saat hendak buang air besar.
Tags:
Warta Kajen
