KAJEN – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) sebagai salah satu substansi pembinaan olahraga di Kabupaten Pekalongan sangat strategis untuk didorong kualitasnya,demi mencapai prestasi olahraga pada tingkat daerah, nasional dan internasional.
Hal tersebut di ungkapkan Bupati Asip Kholbihi saat pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Pekalongan Tahun 2018, di Stadion Widya Manggala Krida Kedungwuni, Senin (26/2) pagi tadi.
Bupati menjelaskan bahwa POPDA merupakan pekan olahraga daerah bagi pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK Kabupaten Pekalongan yang akan mempertandingkan POPDA SD 13 cabang olahraga, POPDA SMP dan POPDA SMA masing-masing 14 cabang olahraga.
“Saya punya komitmen para atlet yang memperoleh medali emas baik tingkat SD, SMP maupun tingkat SMA insya Allah akan saya berikan beasiswa. Disamping itu juga kalau ada atlet Kabupaten Pekalongan yang punya prestasi di tingkat Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV),” imbuhnya.
Dalam kancah PORPROV, kata Bupati, prestasi Kabupaten Pekalongan selalu rangking paling bawah. Bupati mengajak seluruh insan olahraga untuk bangkit bersama-sama untuk meraih prestasi olahraga di Kabupaten Pekalongan.
Senada dengan Bupati,Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan,Sumarwati mengatakan akan membeikan beasiswa kepada para atlet yang berprestasi.
"Nanti langsung kita tindak lanjuti,kita koordinasi dengan sekolah-sekolah tersebut,kita usulkan untuk beasiswa yang prestasi.Sedangkan untuk guru-gurunya kita berikan Rewardlah.....dengan cara kita," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Kepariwisataan (Dinporapar) Ir. M. Bambang Irianto, M.Si selaku Ketua Panitia Penyelenggara dalam laporannya menyebutkan kegiatan POPDA tahun 2018 diselenggarakan selama seminggu yakni mulai tanggal 26 Februari hingga 3 Maret 2018 dan diikuti sebanyak 5.321 atlet pelajar.
Tags:
Warta Kajen