KAJEN - Longsor kembali terjadi di Kandangserang,kali ini menyebabkan warga di dua desa yaitu Bodas dan Klesem Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan terisolir,Sabtu (3/2).
"Kami sabtu malam mendapatkan laporan dan langsung menurunkan anggota serta relawan," ungkap Kepala BPBD,Bambang Sijatmiko kemarin (4/2).
Pasalnya, selain daerah lokasi longsor merupakan kawasan paling ujung, material longsor berupa batu dan timbunan tanah yang menutup jalan, tidak memungkinkan penanganan dengan alat-alat ringan.
"Dibutuhkan alat berat untuk bisa membuka akses jalan,yang longsor tebing setinggi 50 meter, dengan panjang 30 meter, serta material longsoran sangat besar berupa batu dan timbunan tanah dengan ketebalan mencapai 5 meter, menutup jalan di Desa Bodas. Sehingga akses jalan dari Desa Bodas ke Desa Klesem tertup, begitu pula sebaliknya," katanya.
Selain menutup akses jalan di dua desa tersebut, longsor juga membuat ratuasan KK setempat menjadi terisolir, dan belum dapat teratasi. BPBD bersama aparat setempat, relawan serta masyarakat melakukan gotongroyong, serta koordinasi dengan DPU agar bisa didatangkan alat berat.
"Kami sudah koordinasi dengan DPU untuk mendatangkan alat berat, karena kalau dilakukan secara manual tidak mampu, material sangat berat. Mudah-mudahan nanti segera teratasi, lantaran rencananya Senin ini (kemarin-red), alat berat akan didatangkan," tandas Bambang.
Selain warga terisolir anak-anak juga tidak memiliki akses ke sekolah,sehingga masih menunggu kondisi normal.
Tags:
Warta Kajen
