KAJEN – Total dana yang diperoleh dalam Bulan Dana PMI tahun 2017 adalah sebesar
Rp. 1.115.466.850,-.Hal tersebut merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bagi Palang Merah Indonesia
(PMI) Kabupaten Pekalongan.
Dengan semangat pengabdian yang tulus
dan ikhlas serta kerja keras yang luar biasa, Panitia Penggalangan Bulan Dana
PMI tahun
2017 telah berhasil mendongkrak penggalangan dana PMI hingga 149% dibanding
tahun 2016, sehingga
mengantarkan PMI Kabupaten Pekalongan memiliki kenaikan peringkat di Jawa
Tengah.
Demikian disampaikan Ketua PMI
Kabupaten Pekalongan sekaligus Wakil Bupati Pekalongan - Ir. Hj. Arini
Harimurti saat membuka acara Musyawarah Kerja Kabupaten (MUKERKAB) PMI Kabupaten
Pekalongan tahun 2018 di pendopo Kecamatan Sragi, Rabu (14/2).
“Kami ucapkan terima kasih atas atensi, dukungan dan kerja
keras para pengurus dan relawan PMI yang telah bekerja keras sehingga tahun
2017 PMI Kabupaten Pekalongan juga dinyatakan memiliki capability oleh PMI Jawa
Tengah. Semua ini tidak lepas dari kerja keras para pengurus dan relawan semua,”
ujarnya.
Lebih
lanjut, Arini menyampaikan penggunaan dana PMI tahun 2016 mencakup 5
bidang, yaitu untuk fungsi organisasi, untuk peningkatan kapasitas sumber daya
PMI, untuk operasional penanganan bencana, pelayanan kesehatan masyarakat dan
juga untuk kegiatan kepalangmerahan.
“Kami sudah menyiapkan konsep Program
Kerja 2018, mohon peran aktif dari Bapak dan Ibu untuk mengevaluasi kegiatan di
tahun 2017 dan memberikan ide serta gagasan demi kemajuan PMI,” harapnya.
Ditambahkan
Arini, ada beberapa kegiatan yang harus dibahas terkait program kerja tahun
2018, seperti bagaimana agar organisasi PMI menjadi kuat, bagaimana
pelayanan pada masyarakat menyangkut sumber daya manusianya, bagaimana sistem
penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan masyarakat dan juga kemitraan yang
strategis.
Sementara
itu, Ketua Penyelenggara Bambang Ruswanto, SKM, M.Kes, menyampaikan Mukerkab PMI
bertujuan untuk melaporkan pertanggungjawaban program kerja PMI Kabupaten
Pekalongan Tahun 2017, baik itu oleh Markas PMI maupun Unit Transfunsi Darah.
Termasuk juga membahas dan merancang program kerja 2018.
"Jayalah PMI Kabupaten
Pekalongan, Berkarya, Bekerja, Berbakti dan Mengabdi untuk Menolong Sesama,” ungkap Bambang.
Tags:
Warta Kajen
