Bung Ramson Bersama PT.Pusri Beri Solusi Bagi Para Petani

KAJEN -  PT. Pusri Palembang melaksanakan Temu Pelanggan dan Sosialisasi Produk Inovasi sebagai bentuk nyata PT. Pusri Palembang dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, khususnya petani,Sabtu (3/3).

Selain dalam rangka meningkatkan customer bounding d3" sebagai upava dalam mendukung program pemerintah mewujudkan kemandirian pangan,juga untuk mencari solusi kelancaran distribusi pupuk bersubsidi.Hal tersebut diungkapkan oelh Anggota Komisi DPR RI Ramson Siagian yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

"Meskipun di spanduk dituliskan sosialisasi produk inovasi,namun intinya adalah untuk mencari solusi kelancaran distribusi pupuk bersubsidi ke para petani dan gapoktan dikabupaten dan kota pekalongan."

Disebutkan,bahwa pihaknya mendapatkan banyak keluhan dari para petani yang kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

"Saya rapat di DPR RI di jakarta berkoordinasi bersama kepala Dirut Pupuk Sriwijaya (Pusri) bagaimana menemukan solusi,sehingga akhirnya kita membuat acara ini."

Adapun solusi atau hasil dari kegiatan tersebut adalah terbentuknya Forum Kelancaran Distribusi Pupuk dengan koordinator yang terpilih yaitu Ibu Urip selaku Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Pekalongan.

"Wakil koordinatornya dari Pt.Pusri Pak Tri,Wakil koordinator dari Dinas Pertanian Pemda,Wakil Koordinator dari Gapoktan,dan anggota anggota para petani Gapoktan dan distributor dan pengecek.Para Petani juga diijinkan menjadi pengecer pupuk."

Sementara itu Arif satria,Selaku manager Penjualan PSO Wilayah II mengatakan bahwa pendistribusian pupuk sudah sesuai dengan Permendag.

"Pendistribusian untuk produsen tiga minggu kedepan,distributor dua minggu,untuk pengecer satu minggu,itu peraturan yang harus kita taati itulah kelancaran,kelangkaan-kelangkaan pupuk itu tidak mungkin,"jelasnya.


Dikatakan bahwa produksi pupuk PT.Pusri  mencapai 3 juta ton,sedangkan tanggung jawab hanya 2,4 juta ton,sehingga masih ada sisa 600 ribu ton yang dijual pada sektor industri dan kebun.

"Yang 2,4 itu sudah termasuk cadangan,jadi kalau ada info kelangkaan jadi tolong konfirmasi kami dulu,"harapnya.
(Ros-Nk)





Lebih baru Lebih lama