Buaran, Kabupaten Pekalongan, dibabat dengan parang saat berada di
Lapangan Bebekan, Kedungwuni, Senin malam (13/5), pukul 23.00. Korban
harus dilarikan ke RSI Pekajangan karena mengalami luka lebam, luka
bacok di kepala bagian kiri, tangan kiri, dan punggung.
Taman kota di Lapangan Bebekan merupakan tempat nongkrong kawula muda
di Kota Santri. Tempat ini sudah disulap untuk menghidupkan Kota
Santri di wilayah Kedungwuni dan sekitarnya. Korban bersama dua
rekannya bernama Nurulamid (26), warga Desa Masin, Kecamatan
Warungasem, dan Wulan (22), warga Kelurahan Jenggot, Pekalongan
Selatan, untuk santai di taman kota.
Namun, setibanya di Lapangan Bebekan, sudah ada sekitar tujuh orang
yang menunggu kedatangan mereka. Salah satu dari ketujuh orang pemuda
ini mendatangi korban sambil mengeluarkan parang. Tanpa banyak omong,
pelaku menghujani korban dengan parang yang dipegangnya. Korban yang
terluka cukup parah berusaha melarikan diri ke Mapolsek Kedungwuni.
Oleh petugas, korban dilarikan ke RSI Pekajangan untuk mendapatkan
perawatan.
“Diduga motifnya cemburu, sehingga korban diparang oleh pelaku. Korban
masih menjalani perawatan di rumah sakit. Untuk pelaku, kita masih
melakukan penyelidikan,” terang Kapolsek Kedungwuni, AKP I Nyoman
Landung.
Tags:
Warta Kajen