Naikkan Harga BBM, SBY: Saya Tak Ingin Membebani Presiden Berikutnya

Presiden SBY mengambil langkah berani menaikkan harga BBM yang tidak menguntungkannya secara politik menjelang Pemilu 2014. SBY rela mengambil risiko ini karena tak ingin membebani presiden RI berikutnya.

"Kenapa ini saya ambil, saya tidak ingin membebani presiden yang akan datang karena harus menaikkan harga BBM, padahal baru mengawali masa baktinya, tugas-tugasnya," kata Presiden SBY dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/6/2013).

SBY pun berharap DPR dapat segera menyetujui RAPBN-P 2013 yang sudah diusulkan pemerintah. SBY berharap tanggal 17 Juni pembahasan RAPBNP 2013 segera tuntas.

"Oleh karena itu sekali lagi saya sangat berharap DPR RI dan pemerintah dalam satu dua tiga hari ini benar-benar mendapatkan kesepakatan-kesepatan untuk segera disetujuinya RAPBB-P 2013 menjadi APBN-P yang definitif," harapnya.

SBY menuturkan kenaikan harga BBM ditempuh karena subsidi BBM selama ini kurang tepat sasaran.

"Ratusan triliun untuk subsidi BBM ternyata membuat tidak adil karena yang menikmati subsidi BBM justru kelompok mampu, kelompok kaya yang tidak sepatutnya harus mendapatkan subsidi," tegasnya.
(sumbera:detik)
Lebih baru Lebih lama