KAJEN- Sekitar 200 orang aparat desa dari 9
kecamatan di Wilayah Kabupaten Pekalongan, yaitu Kecamatan Karanganyar, Kajen,
Wonopringgo, Sragi, Kesesi, Bojong, Wiradesa, Tirto, dan Buaran Hari ini (12/6)
mengikuti workshop peningkatan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan
lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan
di Aula lantai 1 Setda Kab. Pekalongan ini dibuka secara resmi oleh Asisten
Pemerintahan Sekda, Drs. H. Yoyon Ustar Hidayat, M.Si.
Kepala Bagian Perekonomian Setda, Abdul Baqi, SH.
S.Pn selaku penyelenggara dalam laporannya mengungkapkan bahwa, tujuan
diselenggarakannya kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan
pemahaman serta meningkatkan peran dan komitmen para aparat desa dalam
pengelolaan lingkungan. “ Para peserta adalah 200 aparat desa dari 9 kecamatan
yang menjadi lokasi kegiatan pengelolaan lingkungan,” terangnya.
Bupati Pekalongan, Drs. H. A. Antono, M.Si dalam
sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan Sekda menyatakan
keprihatinannya akan berbagai kerusakan lingkungan yang banyak terjadi di
lingkungan sekitar. Hal tersebut menurutnya tidak muncul tiba-tiba, dan harus
diakui manusia lah yang menjadi pihak yang paling bertanggungjawab. “Gaya hidup
yang tidak ramah lingkungan menjadi salah satu penyebab utama munculnya
berbagai kerusakan alam dan lingkungan di sekitar kita,” terangnya.
Menurut Antono, salah satu masalah yang erat
kaitannya dengan penjagaan lingkungan adalah sampah, untuk itu diperlukan
pengelolaan yang hati-hati karena selama ini sebagian mayarakat masih memandang
sampah sebagai barang sisa yang tidak berguna, bukan sebagai sumber daya yang
perlu dimanfaatkan. “Paradigma lama pengelolaan sampah dengan pola
kumpul-angkut-buang harus segera dihentikan dan diganti dengan pengelolaan
sampah berbasis masyarakat yang didasarkan pada 3R (Reduce, Reuse dan
Recycle),” tegasnya.
Lebih lanjut Bupati juga menegaskan pentingnya
peran aparat desa dalam pengelolaan lingkungan, oleh karena itu pada kesempatan
tersebut Antono mengajak para aparat desa untuk melakukan hal-hal antara lain
memberikan informasi dan mendidik
masyarakat agar menjaga lingkungan dan menghemat energi, bersama masyarakat
melakukan kampanye dan gerakan melawan pemanasan global serta melakukan aksi
nyata pelestarian lingkungan dan menyadari bahwa kita sebagai manusia adalah
penjaga bumi yang mempunyai tanggungjawab menjaga bumi.
Tags:
Warta Kajen
