Politisi PDIP Pertanyakan Kesepakatan AKD di Paripurna

Politisi PDIP Pertanyakan Kesepakatan AKD di Paripurna
Anggota Fraksi PDI Perjuangan William Yani interupsi dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta yang beragendakan mengambil keputusan komposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
Setelah dibacakan nama-nama orang yang duduk di AKD dua kader PDI Perjuangan awalnya politisi PDIP Gembong Warsono mempertanyakan kesepakatan rapat pimpinan sebelumnya terkait AKD yang ternyata berbeda dengan yang dibacakan dalam Paripurna.
Pimpinan rapat paripurna Prasetyo Edi Marsudi menjelaskan bahwa hasil Rapim ada kesepakatan bahwa Gerindra dan PPP untuk posisi Ketua Badan Legislasi (Baleg) 2,5 tahun dan 2,5 tahun selanjutnya dari PDIP.
Kemudian Pras pun melanjutkan pembacaan keputusan mengenai AKD, meskipun Wiliam Yani berkali-kali mengeluarkan kata intrupsi. Setelah diketok, barulah Wiliam Yani kembali mempertanyakan hal yang sama.
Usai rapat Prasetyo menjelaskan bahwa sebelumnya William Yani tidak mengikuti rapat pimpinan dengan fraksi-fraksi yang digelar secara maraton dengan utuh sehingga terjadi mis komunikasi.
Sumber (Tribunnews.com)

Lebih baru Lebih lama