KAJEN - Alun – alun Kajen Kabupaten Pekalongan kemarin sore (28/8)
bergemuruh oleh suara ribuan peserta drumb band dan grup kesenian daerah.
Mereka serempak menabuh alat musik mereka pada acara Kajen Gemuruh Tahun 2015.
Suara gemuruh dan lengkingan yang keluar dari
alat musik itu bahkan terdengar jauh sebelum memasuki tempat penghelatan.
Ratusan grup drum band yang berasal dari penjuru Kabupaten Pekalongan
awalnya memulai start 400 meter dari lokasi acara. Mereka berjalan perlahan
sambil terus memainkan alat musik menuju ke satu titik yakni Alun-alun Kajen. Selama
20 menit mereka diminta bersama-sama memainkan lagu Maju Tak Gentar dan lagu Yamko
Yambe Ranko dipandu seorang mayoret yang bediri di tengah.
Sebelumnya mereka berbondong – bondong memulai
dari start yang berbeda. Untuk tingkat TK/RA/BA start di lapangan belakang
Setda (sebelah utara) dan diberangkatkan oleh Asisten Administrasi Sekda.
Sedangkan kelompok SD/MI memulai start di depan SD Tanjungsari oleh Asisten
Pemerintahan Sekda dan masuk lewat pintu selatan sebelah timur. Sementara
SMP/MTs masuk lewat pintu selatan alun-alun bagian barat dengan start di depan
Gedung Kesenian oleh Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesra.
Dan kelompok yang terakhir adalah
Calung/Marawis/Kesenian Tradisional diberangkatkan oleh Kepala Kantor
Kesbangpol Pekalongan di halaman Kanperpusda Kabupaten Pekalongan lewat pintu
sebelah barat.
Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara Drs.
Ali Riza, MSi melaporkan peserta Kajen Gemuruh sebanyak 140 grup dengan jumlah anggota
diperkirakan 12.300 permain drum band
yang terdiri dari pelajar tingkat TK/RA sebanyak 41 grup, SD/MI sebanyak
48 grup, SMP/MTs sebanyak 21 grup serta
beberapa grup kesenian CALUNG/MARAWIS se Kabupaten Pekalongan. Jika berbaur antara
peserta Kajen Gemuruh dengan masyarakat Alun alun kajen dipadati hingga 20.000
orang.
Menurut Drs. Ali Riza, MSi itu diselenggarakan
oleh Pemkab Pekalongan dalam rangka merayakan HUT Ke-70 Republik
Indonesia dan Hari Jadi Ke-393 Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan, Amat Antono, mengatakan
bahwa acara itu benar - benar bergemuruh karena semua masyarakat tumplek di
alun alun Kajen dengan penuh sesak, menunjukan masyarakatnya rukun guyup dalam membangun
Kabupaten Pekalongan.
Selaku pribadu dan selaku Pemerintah mengucapkan
rasa terima kasih kepada masyarakat dan berharap dan berdoa hal ini dapat
dijaga dan agar bisa berlanjut hingga untuk tahun - tahun mendatang.” Saya merasa
bangga kepada saudara ku warga Kabupaten Pekalongan ini, dan berharap
kebersamaan ini jangan sampai rusak dan untuk selalu menyatukan diri merapatkan
barisan untuk esok yang lebih baik”terangnya.
Tags:
Warta Kajen

