PERINGATI HAORNAS, BUPATI SERAHKAN PENGHARGAAN

KAJEN - Sejumlah penghargaan diserahkan secara simbolis dalam acara peringatan Haornas ke 32 tahun 2015 yang digelar di Alun-alun Kajen Jumat pagi ini (11/9). Penghargaan yang diserahkan oleh Bupati Pekalongan Drs.H.A.Antono, Msi tersebut diserahkan kepada Juara Turnamen SSB (Sekolah Sepak Bola) U-12 Tingkat Kabupaten Pekalongan. Penerima penghargaan tersebut adalah SSA Kedungwuni sebagai juara 1 menerima uang pembinaan 2 juta rupiah, SSB Pantura Wiradesa 1,5 juta rupiah dan Jura 3 bersama adalah SSB Smopi Wonopringgo dan SSG Wonopringgo masing masing 1 juta rupiah.
 
Sebelum upacara berlangsung, panitia upacara menampilkan persembahan Kolaborasi gerakan Karate oleh Perguruan Gojukai, Inkai dan Lemkari, Senam Artitik Kecamatan Doro, serta Modern dance yang dibawakan oleh sanggar seni dan budaya “Pandhe Kreasi” Karang taruna desa Podo Kecamatan Kedungwuni.   
            Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bupati Pekalongan Drs. A. Antono, MSi menyampaikan bahwa  peringatan Haornas pada tanggal 9 September merupakan salah satu momen bersejarah bagi dunia olahraga Indonesia. “Peringatan Haornas juga merupakan momentum yang sangat tepat untuk selalu mengingatkan akan pentingnya meningkatkan budaya olahraga di masyarakat sebagai pondasi utama untuk kembali meningkatkan dan membangun keolahragaan nasional serta meningkatkan  pola hidup sehat bugar bagi seluruh penduduk Indonesia,” jelas Imam.
            Menurut Menpora, sangat diperlukan peran serta keluarga dalam membangun budaya olahraga yang dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup aktif dalam aktivitas sehari – hari. Secara institusional peranan aparatur mulai dari RT, RW, Dusun, Desa, Kelurahan sampai lembaga pemerintahan di daerah dan tingkat pusat sangat diperlukan, yaitu dengan selalu mengedepankan edukasi kepada masyarakat kita akan arti pentingnya berolahraga dalam kehidupan sehari–hari,” urainya. 
            Ditambahkan Imam, olahraga adalah salah satu model sekolah kehidupan, olahraga dapat menjadi role model untuk menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalam aktivitas olahraga, seperti sportivitas, disiplin, kebersamaan, serta kebiasaan hidup aktif dan sehat bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. “Olahraga juga merupakan wahana untuk melaksanakan revolusi mental dan karakter bangsa Indonesia sebagaimana terdapat dalam nawacita,” jelasnya. 
            Lebih jauh Imam juga berharap melalui olahraga kelak generasi muda akan  menjadi generasi yang tangguh, bugar, serta bebas dari narkoba. “Hal ini dapat terwujud dengan konsistensi aktivitas olahraga secara bersama dan berkesinambungan,” harapnya.
            Sesuai dengan tema HAORNAS ke-32 Tahun 2015 tak lupa Imam juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk bersatu padu dan bersinergi dalam menggelorakan kembali semangat olahraga yang telah dicanangkan tiga puluh dua tahun lalu. “Melalui Gerakan Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan masyarakat, mari kita jadikan olahraga sebagai budaya dan gaya hidup masyarakat,” ajak Imam.
            Pada kesempatan tersebut Menpora juga mengajak seluruh Kepala Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota untuk menggelorakan budaya olahraga sampai lingkungan keluarga dan fokus dalam pembinaan prestasi olahraga untuk 1 (satu) atau 2 (dua) cabang olahraga unggulan daerah secara sistematis dan terukur untuk menjaring bibit olahragawan berbakat yang potensial. “Tantangan olahraga Indonesia kedepan akan semakin sulit tercapai tanpa kerja cerdas kita semua,” pesannya. 
            Diakhir sambutannya, Menpora mengingatkan bahwa selama beberapa tahun kedepan, Indonesia dipercaya untuk menjadi tuan rumah tiga event besar dunia yaitu The 6th TAFISA World Sport for All Games 2016 di Jakarta yang akan diikuti oleh kurang lebih 110 negara serta The 18th Asian Games 2018 dan The 3rd Asian Paragames 2018 di Jakarta dan Palembang. “Marilah kita bersama–sama bekerja cerdas untuk harumnya nama bangsa dan negara Indonesia di mata Internasional, serta menjadi momentum bangkitnya industri olahraga dan pariwisata tanah air sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ajaknya.
            Diakhir acara peringatan Haornas tersebut, seluruh tamu undangan dan peserta upacara yang terdiri dari Karyawan dan Karyawati Pemkab, TNI/POLRI dan Para Pelajar serta Olahragawan  ini bersama-sama menyaksikan persembahan Atraksi Paramotor oleh FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) Provinsi Jawa Tengah
Lebih baru Lebih lama