Hari Armada Ke-70,14 Ribu Bibit Bakau Ditanam

KAJEN - Dalam rangka memperingati Hari Armada ke-70, Komandan
Pangkalan TNI AL (Danlanal) Tegal bekerja sama dengan Pemkab
Pekalongan melakukan penanaman 14 ribu bibit tanaman mangrove di
wilayah pesisir Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan,
Kamis (26/11).

Bupati Pekalongan, Drs H Amat Antono MSi, didampingi Ketua DPRD, Hj
Hindun, usai kegiatan penanaman bibit mangrove, menyatakan, upaya yang
dilakukan TNI AL itu merupakan langkah strategis untuk menjaga
keseimbangan alam dengan menanam mangrove.

 "Kegiatan ini tidak bisa dilihat manfaatnya dalam jangka pendek, namun dalam jangka panjang
mangrove ini bisa menjaga lingkungan dari bahaya abrasi. Ekosistemnya
juga bisa terjaga, sehingga saya lihat ini strategis," ujar Antono.

Komandan Danlanal Tegal, Letkol Laut (P) Airilus Arif Susbintoro,
menambahkan, kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan akan
terus-menerus dilakukan. Menurutnya, dalam menjaga dan memperbaiki
kondisi ekosistem pantai, Lanal bersinergi dengan Pemkab Pekalongan,
Brebes, Tegal, Pemalang, Batang, hingga Demak untuk melakukan
penghijauan di pesisir Pantai Utara Pulau Jawa.

"Wilayah pesisir pantura banyak abrasi dan sedimentasi akibat faktor alam dan ulah
manusia sendiri. Ini bukan hanya tanggung jawab angkatan laut saja,
namun juga masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak-pihak lainnya.
Setelah ditanam, akan dirawat bersama. Jika ekosistrm baik, masyarakat
nelayan sendiri yang akan menikmatinya. Ikan-ikan yang bertelur di
mangrove bisa berkembang biak dengan baik. Tangkapan nelayan pun juga
akan lebih baik," ungkapnya.

Kabid Kehutanan, DPPK Kabupaten Pekalongan, Heru Cahya Nugraha,
menerangkan, salah satu upaya untuk menekan laju abrasi pantai dan rob
dengan penghijauan kawasan pesisir. Sepanjang 100 meter ke arah darat dari
titik pasang tertinggi diupayakan dihijaukan dengan tanaman pantai,
seperti mangrove atau bakau, cemara, ketapang, bakung, dan nyamplung.
Lebih baru Lebih lama