Fadia Pantau UN,Ada Kekurangan 30 Naskah Soal

 
 KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE.MM melakukan pantauan UN di SMA 1 Bojong dan SMK 1 Kedungwuni,Selasa (5/4). 





Disela-sela kunjungannya Fadia mengatakan adanya kekurangan soal di salah satu sekolah dikabupaten pekalongan. 


"Hari ini ada kekurangan soal mencapai 30 naskah soal di salah satu sekolah,ini memang kesalahan dari provinsi,karena soal (rahasia) sehingga tidak dibuka,ternyata pas UN dibuka kurang 30 peserta,tapi sekarang sudah tercover dengan diambilkan soal dari sekolah-sekolah yang kelebihan (naskah soal)."
 

Saat memasuki beberapa ruang kelas tempat UN di SMA 1 Bojong, Wakil Bupati memberikan semangat kepada seluruh siswa-siswi peserta UN. Beliau menyampaikan agar seluruh peserta UN dalam mengerjakan soal untuk senantiasa percaya diri-sendiri, semangat, teliti dan pasrahkan semua kepada Allah SWT. 


“Saya harapkan anak-anak dalam mengerjakan soal UN dengan teliti, jangan buru-buru. Percayalah pada dirimu sendiri dan pada akhirnya kita pasrahkan kepada Allah SWT untuk hasilnya,” pintanya.


Sekolah lain yang pantau Wakil Bupati Fadia Arafiq yaitu SMK I Kedungwuni. Seperti halnya di SMA I Bojong, di SMK I Kedungwuni Wakil Bupati juga disambut langsung oleh Kepala Sekolah Drs. Rose Kamto, M.Si. SMK I Kedungwuni merupakan salah satu dari 7 sekolah yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) atau secara online yaitu menggunakan sistem computer based test (CBT). 


Dari dua sekolah yang didatangi, kata Wakil Bupati, tidak ada yang mengalami kendala. Hasil pengamatannya hari kedua tidak ada siswa yang tidak hadir, semuanya datang.


"Semua lancar tidak ada kendala,untuk sitem CBT juga sudah ada antisipasi berupa diesel jika ada kendala listrik mati." (R-N)



Lebih baru Lebih lama