Galang Pengampon Diresmikan Jadi Kampung KB

  KAJEN – Sebagai tanda diresmikannya kampung KB di Galang Pengampon Kecamatan Wonopringgo Kab. Pekalongan Selasa (5/3),Bupati Pekalongan Drs.H.A.Antono, MSi melakukan pemukulan kentongan bersama seluruh tamu undangan dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Arini Harimurti.

Bupati Pekalongan mengungkapkan bahwa program KB merupakan program yang strategis yang perlu disadari oleh semua pihak.

"Ini adalah program strategis yang perlu disadari oleh semua orang,karena masa yang akan datang akan dipengaruhi oleh manusia yang berkualitas,jika tidak dipersiapkan akan menjadi bencana."


   Terkait dengan tahun 2035 bahwa Indonesia akan mendapat bonus demografi dimana pada tahun tersebut generasi muda di Indonesia akan mencapai angka 68%, Bupati menyampaikan dengan program KB ini diharapkan akan mewujudkan generasi emas. Oleh karena itu menurutnya kalau dipersiapkan dengan baik maka akan menghasilkan generasi yang berkualitas.

 “Mari sama-sama menghayati program ini dengan baik. Laksanakan untuk sesama, karena tanpa didukung yang lain maka tidak akan tercapai,” jelasnya.


Lebih lanjut Antono berharap agar para petugas lapangan dan kader serta semua yang terkait untuk menjaga kegiatan pencanangan tersebut agar tidak berhenti sebagai acara seremonial saja melainkan sebagai awal kebangkitan dari KB untuk menjadi inspirasi bagi keberhasilan program yang lain.

 “KB bukan program instan melainkan program strategis berkelanjutan,” imbuhnya.

Bupati juga berharap kedepannya setiap kecamatan akan memiliki kampung KB

"Nanti kedepannya setiap kecamatan ada kampung KB,ini basiknya masyarakat bukan lembaga pemerintah yang formal."

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemkab Pekalongan bekerjasama dengan BPMPKB Propinsi Jawa Tengah melalui program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tersebut juga dihadiri oleh Camat se kabupaten Pekalongan yang mendeklarasikan Gerakan “Ayo Ikut KB”  sebagai komitmen mendukung keberhasilan program KB dan mengajak seluruh masyarakat untuk ikut KB, 2 anak cukup, keluarga sejahtera.

Sementara itu Kepala BPMPKB Kab. Pekalongan Drs.H.Yoyon Ustar Hidayat, MSi,mengatakan pemilihan kampung KB ini tidak berdasarkan kampung yang sudah maju, tetapi malah justru berdasarkan pada daerah yang masih terpencil karena sesuai dengan nawacita yang ketiga bahwa Presiden akan membangun dimulai dari daerah pinggiran yaitu daerah pantai, daerah gas dan pegunungan.

 “Kampung KB ini juga nantinya diharapkan akan mendukung sebagai implementasi nawacita yang kelima yaitu meningkatnya kesejahteraan masyarakat indonesia,” jelasnya. (R-N)
              
 
            
Lebih baru Lebih lama