Panglima TNI Marah Besar Dandim 1408/BS Makassar Tertangkap Nyabu

Komandan Kodim Kota Besar (Dandim Tabes) 1408/Berdiri Sendiri (BS) Makassar, Kolonel Infanteri Jefri Oktavian Rotti (48), Rabu (6/4/2016) dini hari, tertangkap basah menikmati narkotika jenis sabu di Ruang Karaoke VIP_37, lantai 12, Hotel d'Maleo Jl Pelita Raya VIII/No 1, Rappocini Makassar.

Dandim Tabes ditangkap sedang pesta sabu dengan Kapuskodal Ops Kodam VII Wirabuana, Letkol Budi Iman Santoso, seorang pengusaha dan istri, serta tiga warga sipil lainnya.
Selain Dandim Tabes, belum ada konfirmasi resmi apakah ketujuh orang lain ini juga positif menikmati narkoba.

Sebelum berangkat ke kantor, pagi dan sore harinya, perwira tiga bunga ini disebutkan, masih sempat pamitan kepadaistrinya, Varia Jeffri, di rumah dinasnya.
Penangkapan mantan Wakil Asisten Intelijen (WaAsintel) Kodam VII/Wirabuana ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam VII Wirabuana, Brigjen TNI Supartodi.

"Iya betul semalam ada penggerebekan, Dandim Makassar positif gunakan narkoba saat dilakukan tes urine," ujar jenderal bintang satu ini, kepada wartawan, Rabu siang.

Markas Besar TNI di Jakarta, menyebut penangkapan oknum perwira ini mencoreng citra korps TNI, yang dalam sebulan terakhir aktif mengkampanyekan pemberantasan narkoba di jajaran satuan TNI seluruh Indonesia.

Di Jakarta, Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Mabes TNI AD Brigjen Sabrar Fadhilah, menyebut Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo marah besar setelah menerima kabar penangkapan ini, Rabu pagi.


(Sumber : Tribunnews.com)
Lebih baru Lebih lama