Bupati Berikan 3 Buah Mobil Bagi 3 Ormas Islam

KAJEN – Bupati Pekalongan, Drs. Amat Antono, M.Si kemarin (14/6) menyerahkan secara langsung bantuan berupa 3 buah mobil operasional bagi Organisasi Keagamaan yaitu Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan Rifa’iyah. “ Sedianya LDII juga akan diberikan bantuan serupa, namun karena masih ada kendala administrasi maka pemberian sementara ditunda,” imbuh Bupati.
 
Ketiga organisasi keagamaan tersebut masing –masing mendapatkan 1 buah mobil, yang secara simbolis diterima oleh Ketua Pimpinan Cabang NU Kab. Pekalongan (Drs. KH. Muslikh Hudlori, M.Si), Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Pekalongan ( Drs H. Mulyono), Ketua Pimpinan Daerah Rifa’iyah Kab. Pekalongan (KH. Abdul Hafidz ). Bantuan diserahkan oleh Bupati pada kesempatan Buka Bersama dengan para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda, Muspida, serta seluruh Kepala SKPD dan Camat se-Kabupaten Pekalongan di Aula lt.1 Setda.
 
Dalam sambutannya, Bupati berharap bantuan yang diberikan oleh Pemkab Pekalongan tersebut dapat bermanfaat bagi umat. Pada kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan beberapa hal, diantaranya ucapan terimakasih kepada para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda atas semua kontribusinya selama ini kepada Kabupaten Pekalongan. Tak lupa Antono juga menyampaiakan mohon diri, karena dalam beberapa hari mendatang dirinya akan purna tugas sebagai Bupati Pekalongan, dan akan digantikan oleh Asip Kholbihi dan Arini (yang merupakan istrinya).
 
Ditambahkan Antono, bahwa saat ini dirinya berada di tengah-tengah “ Kekuatane Wong Pekalongan”, karena menurutnya para tokoh yang saat ini hadir adalah sumber kekuatan bagi masyarakat Pekalongan karena memiliki posisi strategis untuk mengawal umat agar dapat hidup berdampingan, saling membantu, dan saling menguatkan, sehingga Kabupaten Pekalongan menjadi kuat.
 
Tak lupa Antono juga mengingatkan akan pentingnya hidup bertoleransi, namun tentu saja toleransi yang sesuai dengan aturan. Acara buka bersama juga diisi oleh tausiyah dari Ketua MUI Kabupaten Pekalongan KH. Rozikin Daman.
Lebih baru Lebih lama