KAJEN
– Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, MSi menghimbau
para anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pekalongan untuk
berubah menjadi lebih baik dengan meningkatkan SDM dan juga mendedikasikan
dirinya kepada masyarakat. “Tidak usah loyal kepada Bupati, tetapi dedikasikan
diri saudara kepada masyarakat karena loyalitas sejatinya adalah pada sumpah
jabatan saudara,” tegas Bupati saat memberikan Pembinaan pada sekitar 85
anggota Satpol PP Kabupaten Pekalongan Selasa pagi tadi (2/8).
Sebagai
salah satu institusi yang ditakuti masyarakat, Bupati berharap para anggota
Satpol PP hendaknya senantiasa melakukan penegakan hukum, disiplin dan menjadi
pelayan masyarakat yang baik. “Sekarang saatnya berubah. Sudah bukan jamannya
lagi satpol PP bekerja dengan seenaknya sendiri karena kita terikat pada aturan
main. Tunjukkan sikap tegas dan kewibawaan Korps Satpol PP sesuai aturan yang
berlaku,” ajak Asip.
Asip juga menegur oknum Satpol PP yang telah menjadi
pengkhianat institusinya, hal ini disampaikan karena laporan intelejennya
memberikan informasi terhadap perangai negatif oknum Satpol PP tersebut dengan
bukti yang kuat dan otentik. Mereka memberikan informasi kepada pihak yang akan
dioperasi sehingga berakibat operasi Yustisi yang dilakukan kurang berhasil.
Ibarat
pepatah karena nila setitik rusak susu sebelanga. Dalam jangka panjang hal ini
malah akan menjadikan Satpol PP sebagai bahan cemoohan masyarakat.
“Saat ini sudah
ada bukti oknum yang berkhianat dengan membocorkan operasi yang akan dilakukan
Satpol PP, seandaikan tidak bertobat dan mengulang lagi, maka akan kami tindak
tegas hingga dikeluarkan sebagai PNS, karena pengkhianat ini merusak Korps
Satpol PP,” tambah Asip.
Dalam
acara yang digelar di Aula Kantor Satpol PP Kabupaten Pekalongan di Kajen
tersebut, Asip juga menyampaikan bahwa untuk menjaga keseimbangan antara hak
dan kewajiban, saat ini Pemkab. Pekalongan sedang membuat formulasi untuk
meningkatkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) dan juga menyiapkan biaya
operasionalnya.
“Termasuk juga sarana dan prasarananya akan kami sediakan. Kita
akan bersihkan lagi dengan menegakkan disiplin di unit Saudara. Saya juga
mengawasi kerja Saudara, oleh karenanya jangan main main telah menerima uang
negara,” ujarnya.
Sementara
itu untuk meningkatkan performa Satpol PP, Pemkab bekerjasama dengan Polres
akan melakukan training kepada institusi baik tentang tata cara baris berbaris
maupun hal lainnya.
“Bagi pelayan publik yang tidak ramah dan galak akan saya
pindah ke Satpol. Namun, jadikan satpol bukan sebagai tempat orang galak tapi
tempat untuk menegakkan aturan. Jangan kasar, bersihkan Satpol dan tegakkan
disiplin unit, karena untuk membersihan sesuatu yang kotor hendaklah memakai
sapu yang bersih, dan Satpol PP itu lah sapunya” tegas Asip.
Di
bagian lain, Kepala Satpol PP Alif Afrianto, S.IP, dalam laporannya mengatakan
bahwa tugas Satpol PP antara lain adalah membantu melaksanakan ketertiban umum,
perlindungan masyarakat, melaksanakan patroli di wilayah pada hari besar serta
melakukan operasi Pekat (penyakit masyarakat), dan juga melakukan penertiban
periklanan dan penegakan perda, cukai dan lain sebagainya.
“Kami telah
menegakkan disiplin pegawai sebulan 2 kali. Dan kami juga telah melakukan
operasi di Gemek, Legokclile dan eks Kebon Suwung, serta menjaring 141 psk di
Kalipancur. Untuk operasi pengemis, belum bisa optimal karena Pekalongan
mendapat kiriman gelandangan dari daerah lain,” jelas Alif.
Tags:
Warta Kajen
