KAJEN – Berbagai macam kegiatan diadakan Pemerintah Kabupaten
Pekalongan untuk memperingati HUT ke - 71 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke - 394 , Salah satunya yakni khitanan massal. Khitan Massal
diawali dengan kirab becak hias yang ditumpangi oleh peserta khitan dan
pendamping serta iringan drumband dari halaman Akademi Komunitas Negeri Kajen
(AKN Kajen), Jl. Bahurekso sampai dengan Jl. Mandurorejo untuk kemudian finish
di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan. Peserta kemudian akan di
khitan di ruangan khusus yang telah disiapkan oleh panitia di area Aula Lantai
1 Setda, Selasa (23/8)
Pembukaan khitan massal dihadiri oleh
Bupati Pekalongan, H. Asip Kholbihi, SH. M.Si, Sekretaris Daerah, para Kepala SKPD, Camat dan para orang tua pendamping peserta. Tahun ini khitan massal diikuti oleh 60 anak yang berasal dari 13 Kecamatan
se - Kabupaten Pekalongan, yaitu Kec. Kajen (11 peserta), Kec. Wonopringgo
(5 peserta), Kec. Siwalan (9 peserta), Kec. Doro (2 peserta), Kec. Wiradesa dan Bojong masing-masing 3 peserta, Kec. Kesesi (5 peserta), Kec. Karangdadap dan Tirto masing-masing 5 peserta,
Kec. Kandangserang (3 peserta), Kec. Sragi( 6 peserta), dan Kec. Lebakbarang (2 peserta).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan dalam sambutannya menyampaikan bahwa hak kewajiban orang tua terhadap anak
antara lain adalah mengkhitankan. Menurutnya tujuan dari khitan selain perintah agama, juga menjadi ikhtiar agar
anak-anak yang dikhitan menjadi anak yang sholeh. Ditambahkan Asip, anak soleh adalah anak yang diajari ilmu oleh orang tuanya, oleh
karena itu orang tua harus mengajari anaknya ilmu, utamanya ilmu agama agar
anak mengenal Allah SWT, kemudian perlu pula diajarkan tentang perkara-perkara
yang diperbolehkan oleh agama, serta mempelajari ilmu - ilmu umum untuk mempertahankan dan memperbaiki
kesejahteraan anak. “Dengan cara menyekolahkan anak dan memberi ilmu kepadanya, InsyaAllah anak-anak
Bapak/Ibu akan menjadi anak yang soleh, ” ujar Asip.
Lebih lanjut Asip menegaskan bahwa acara Khitan Massal ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab. Pekalongan kepada seluruh warga Kabupaten Pekalongan khususnya bagi
warga yang kurang mampu dalam rangka menjadi pelayanan masyarakat yang baik.
Panitia penyelenggara dalam laporannya yang disampaikan oleh Hari Suminto SH. MH, mengatakan bahwa tujuan
diselenggrakan acara ini untuk mewujudkan agenda prioritas Bupati dan Wakil
Bupati yang tertuang dalam 12 mandat rakyat dalam rangka menyelenggarakan
masyarakat sejahtera, religius dan berkelanjutan berbasis potensi lokal; selain
itu, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah Kabupaten Pekalongan dan warga masyarakat Kabupaten
Pekalongan terutama terhadap masyarakat yang kurang mampu.
Lebih lanjut
Hari menjelaskan bahwa, masing-masing peserta khitan akan mendapatkan
bingkisan dari Pemkab.
Pekalongan yang berisi sarung, baju
koko, peci, ikat pinggang, sandal, tas sekolah, dan uang saku, sementara itu Petugas khitan
berasal dari tenaga medis Dinas Kesehatan Kabupaten
Pekalongan yang berjumlah 15 orang.
Tags:
Warta Kajen
