KAJEN – Pameran Buku dan Arsip serta Jambore Perpustakaan Kabupaten
Pekalongan Tahun 2016 di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen dibuka oleh Bupati Pekalongan, H.
Asip Kholbihi, SH, M.Si,Senin pagi tadi (22/8).
Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kab. Pekalongan, Sekretaris Daerah Kabupaten
Pekalongan beserta jajarannya, Ketua TP PKK Kab. Pekalongan serta Kepala Kantor
Perpustakaan dan Arsip se Propinsi Jawa Tengah, Penggiat perpustakaan serta peserta
Jambore Pengelola Perpustakaan Kabupaten Pekalongan.
Kepala Kantor Perpustakaan
dan Arsip Daerah (KanperpusArsipda), Tutik Iriyanti, SH. M.Si dalam laporannya
mengungkapkan bahwa kegiatan yang akan digelar dari tanggal 22 sampai dengan 26
Agustus 2016 tersebut mengangkat tema “Budayakan Membaca Menuju Kajen Kabupaten
Literasi”. Dijelaskan Tutik, maksud dan tujuan pameran buku dan arsip ini sebagai salah satu bentuk partisipasi
aktif Kaperpus dan Arsipda Kab.
Pekalongan dalam meningkatkan kecerdasan masyarakat Kab. Pekalongan dan sekitarnya.
Ditambahkan Tutik, dalam kegiatan
tersebut dimeriahkan pula dengan berbagai lomba dari mulai anak-anak PAUD, SD, SMP,
SMA juga masyarakat umum. Termasuk juga diadakan Workshop penulisan dan
mendongeng, serta Bedah Buku. “Kami juga mengadakan Jambore Pengelola Perpustakaan
yang akan dilaksanakan selama 2 hari (22-23 Agustus 2016) di halaman Kantor
Perpusda. Jambore ini diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari Perwakilan
Pengelola Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM), Rumah Ibadah, Perguruan Tinggi,
SMP/SMA/SMK, dan Ikatan Pustakawan Sekolah Dasar serta dari Perpustakaan Desa,”
tambah Tutik.
Bupati Pekalongan H.Asip
Kholbihi, SH, MSi mengawali sambutannya mengajak semua yang hadir untuk terus
menerus menggiatkan budaya membaca di negera ini khususnya di Kabupaten
Pekalongan mengingat budaya membaca di negara kita belum menggembirakan
dibanding negara-negara maju. “Bangsa yang maju adalah bangsa yang mencintai
buku,” ujarnya.
Lebih lanjut Asip
menyampaikan harapannya agar acara ini dapat memberikan kesempatan kepada
masyarakat untuk menambah koleksi khasanah pustaka yang dimilikinya. Sekaligus
untuk mendorong masyarakat agar lebih mencintai buku dan meningkatkan apresiasi
terhadap arsip, karena menurutnya salah satu indikator negara yang maju adalah
harus memiliki banyak buku.
Kepada event organiser, para
penerbit, dan pelaku bisnis perbukuan tak lupa Asip berharap untuk tidak
menjadikan event tersebut hanya sebagai promosi perbukuan tetapi sekaligus
untuk mensosialisasikan dan memasyarakatkan gemar membaca. “Ini harus diedukasi
karena masyarakat belum sadar membaca itu penting dan harus dilakukan,” pesannya.
Terkait Jambore Pengelola
Perpustakaan, Asip berharap semoga jambore ini dapat menjadi media koordinasi
dan komunikasi bagi proses penyebaran informasi ilmu pengetahuan yang bermanfaat
bagi masyarakat. “Saya titip bersama-sama ikhtiar untuk mencerdaskan kehidupan
masyarakat kabupaten pekalongan sehingga bisa ditularkan ke masyarakat luas,”
harapnya.
Tags:
Warta Kajen