Untuk menyaksikan pentas lumba-lumba dan satwa lainnya,
pengunjung dikenakan tarif masuk Rp. 40.000 per orang. Namun, jika dikoordinir
oleh sekolah, tiket masuk area pentas lumba-lumba lebih murah, hanya Rp. 40.000
untuk 2 orang, untuk siswa dan salah satu orang tuanya.
Koordinator J-Bral Jos Organizer sebagai rekanan Kajen
Expo 2016, Tri Mirzayanto, menjelaskan, selain pentas lumba-lumba, Kajen Expo
2016 juga akan diramaikan dengan berbagai arena permainan anak. “Pentas
lumba-lumba bahkan akan dibuka hingga sebulan,” ujar Tri, usai rapat koordinasi
Kajen Expo 2016 di BMPPT belum lama ini.
Stan Kajen Expo 2016 terdiri dari 80 stan SKPD di
lingkungan Pemkab Pekalongan dan Kementrian, BUMN, dan BUMD yang dibangun di
Jalan Mandurorejo depan boulevard Pendopo Bupati. Stan berukuran 3x3 dan
dilengkapi dengan pendingin udara (AC). Selain stan tersebut, pihaknya juga
menyediakan 48 stan di Alun-alun serta ratusan kaveling untuk pasar rakyat
lokal. Panitia juga menyediakan area bagi para PKL yang biasanya membuka lapak
di depan Alun-alun untuk berdagang di dalam Alun-alun.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kajen Expo kali ini juga
akan diramaikan aneka hiburan, mulai band, dangdut, hingga musik rebana yang
akan tampil di panggung hiburan di stan maupun di panggung hiburan di dalam
Alun-alun. Beberapa stan juga mengadakan perlombaan maupun kuis dengan berbagai
hadiah menarik.
Pembukaan Kajen Expo dijadwalkan pada Kamis, tanggal 24
Agustus 2016, pukul 15.00. Pembukaan pameran oleh bupati. Acara pembukaan akan
dimeriahkan penampilan seni tari yang melibatkan 60 orang penari. Kajen Expo
dijadwalkan hingga Minggu (28/8).
Kabid Perdagangan pada Dinperindag Kabupaten Pekalongan,
Agus Dwi Nugroho selaku Ketua Pelaksana
Kajen Expo 2016, optimistis Kajen Expo tahun ini sukses seperti tahun-tahun
sebelumnya. Melalui Kajen Expo, diharapkan potensi wilayah Kabupaten Pekalongan
dari berbagai sektor bisa ditampilkan dan terekspos. Pada Kajen Expo kali ini,
akan dilakukan penilaian untuk memilih stan terbaik.
Tags:
Warta Kajen