Sukoyoso Jadi Tuan Rumah Kemah Budaya Pelajar SMA/SMK Kabupaten Pekalongan

KAJEN – Sebagai upaya untuk menumbuh kembangkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap tanah air melalui seni dan budaya, menciptakan sarana ekspresi dan apresiasi di bidang seni dan budaya, serta menanamkan dan membina seni khususnya terhadap nilai-nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa, Pemkab. Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) menyelenggarakan Kemah Budaya Pelajar SMA/SMK se- Kab. Pekalongan.
 
Kegiatan yang akan dilaksanakan selama 3 hari dari 19 Oktober hingga 21 Oktober 2016 tersebut diikuti oleh 106 pelajar SMA/SMK di Kab. Pekalongan beserta 1 guru seni budaya dari setiap sekolah sebagai pendamping, serta tamu peserta dari SMAN 4 Kota Pekalongan. Kegiatan yang tahun ini memasuki gelaran ke – 5 ini pembukaannya dimeriahkan dengan berbagai tampilan diantaranya Tari Kridaning Aji dan atraksi Barongan dari Sanggar seni Soko Aji, Desa Sokoyoso Kajen.
Acara dibuka secara langsung oleh Asisten Pemerintahan Sekda Kab. Pekalongan, Drs. Ali Riza, M.Si yang mewakili Bupati Pekalongain, H. Asip Kholbihi, SH.M.Si, pada Rabu (19/10) tepat pukul 15.30 WIB di Lapangan Desa Sokoyoso, Kec. Kajen. 
Dalam sambutannya, Asip menyoroti tema kegiatan yaitu “Peran budaya dalam perspektif generasi muda terhadap kemajuan Indonesia, kini dan kedepan”, dimana menurutnya pada intinya gambaran hal tersebut telah terangkum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4. “Indonesia kini dan akan datang seperti itu, dan untuk menjadi seperti itu maka dibutuhkan penguatan nilai-nilai budaya dan pola perilaku,” ujarnya.
Ditegaskan Bupati bahwa Indonesia sangat membutuhkan personil muda –mudi yang berdaya saing, dan acara kemah budaya merupakan salah satu sarana untuk mengembangkan mentalitas generasi muda agar berdaya saing sehingga mampu memenangkan persaingan dikancah nasional maupun internasional.
Sementara itu, Plt. Kepala Dindikbud Kab. Pekalongan, Dra. Sri Sugiarti, dalam laporannya mengungkapkan bahwa ruang lingkup kegiatan dalam kemah budaya pelajar tahun ini antara lain guyub rukun wejang budaya, apresiasi kesenian rakyat, workshop seni budaya, arena seni dan permainan gembira, apresiasi gelaran rekreasi seni, jejak budaya lokal, serta diskusi budaya yang akan menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan Prov. Jawa Tengah dan Budayawan dari Semarang.
Lebih baru Lebih lama