KAJEN - Hujan yang terus mengguyur di Kecamatan Paninggaran membawa kecemasan bagi warga diDukuh Tengah dan Kauman Desa Sawangan Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan,pasalnya dua pedukuhan tersebut berada dibukit dengan ketinggian 20 meter yang bisa sewaktu-waktu longsor.
"Bagian dapur yang ikut terbawa longsor sekitar 5x6 meter,tidak ada korban jiwa,namun kerugian ditaksir puluhan juta rupiah," terangnya.
Bahkan setelah
diguyur hujan lebat beberapa jam pada Selasa (22/11), sekira pukul 16.00
salah satu rumah milik Wasrim-khodiroh terletak di Dukuh Kauman
RT.01/01 Desa Sawangan Kecamatan Paninggaran bagian dapur rumah ikut
terbawa tanah yang amblas. Akibat kejadian itu, berbagai perabot rumah
tangga yang digunakan untuk kebutuhan memasak ikut terbawa kejurang.
Akibatnya,bangunan rumah tersebut terlihat menggantung ditakutkan
akan terjadi longsor susulan mengingat masih ada pergerakan tanah.
Kepala Desa Sawangan,
Kecamatan Paninggaran, Casiyatun ketika dikonfirmasi membenarkan ada
salah satu rumah warganya terletak di Dukuh Kauman ikut terbawa
longsoran material tanah.
"Bagian dapur yang ikut terbawa longsor sekitar 5x6 meter,tidak ada korban jiwa,namun kerugian ditaksir puluhan juta rupiah," terangnya.
Selain itu,ada ada puluhan rumah lain yang terancam bencana tanah longsor.
"Sekitar 20 rumah dengan
penghuni sekitar 25 KK yang berada didataran tinggi sekitar 20 meter,
juga ada sebanyak 30 rumah yang terancam tertimpa longsor.Terus terang ketika
hujan deras beberapa jam kami was-was dengan warga yang tinggal di dua
pedukuhan yaitu Tengah dan Kauman, karena tanah tersebut labil dan mudah
bergerak," lanjutnya.
Adapun untuk korban tanah longsor tersebut,Diakui oleh Casiyatun sudah diberikan bantuan dari
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan berupa
logistik.
Tags:
Warta Kajen
