KAJEN – Asosiasi Profesi Batik Tenun Kabupaten Pekalongan melakukan audiensi dengan Ketua
dan Pengurus Dekranasda Kabupaten Pekalongan, di Rumah Dinas Bupati, Senin (23/1).
Ketua Asosiasi Profesi Batik Tenun Kabupaten Pekalongan, Mohammad Farid, menjelaskan maksud dan tujuan audiensi yakni untuk memperkenalkan keberadaan Asosiasi Profesi Batik Tenun Kabupaten Pekalongan kepada Ketua dan Pengurus Dekranasda. Dalam dengar pendapat siang itu, Farid juga berharap asosiasinya bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan Dekranasda. Selain itu, pengurus asosiasi juga memohon kepada isteri Bupati Pekalongan, Dra. Hj. Munafah untuk berkenan menjadi penasehat asosiasinya. Sebelumnya,Bupati Pekalongan, H. Asip Kholbihi juga sudah menyatakan berkenan menjadi pelindung asosiasi.
Ketua Asosiasi Profesi Batik Tenun Kabupaten Pekalongan sudah dikukuhkan sebelumnya,
tepatnya pada tanggal 14 Oktober 2016 di Semarang, bersama dengan 34 asosiasi profesi batik
tenun lainnya di Jawa Tengah.
Sekretaris Asosiasi Profesi Batik Tenun Kota Pekalongan, Rininta yang juga ikut beraudiensi,
menjelaskan, asosiasi sudah ada di tingkat Pusat pada tahun 2014. Pada awal 2016, dibentuk
Dewan Pimpinan Daerah (DPP) di 22 provinsi dan selanjutnya, pada Oktober 2016, dibentuk
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 35 kota dan kabupaten di Jawa Tengah, termasuk Kota dan
Kabupaten Pekalongan.
Program kerja asosiasi meliputi Bidang Pendidikan dan Usaha, Pemberdayaan dan Peningkatan
SDM, serta Bidang Organisasi.
“Setelah audiensi ini diharapkan bisa saling mengisi, untuk mengembangkan dan memajukan batik dan tenun Kabupaten Pekalongan,” ungkap Rininta.
Pengukuhan Pengurus Struktural asosiasi rencananya digelar di Hotel Dafam pada 18 Februari
mendatang. Pengukuhan Pengurus Kabupaten Pekalongan akan dilakukan oleh Bupati
Pekalongan dan pengurus Kota Pekalongan oleh Walikota Pekalongan.
“Dalam acara tersebut,rencananya juga akan digelar diskusi yang diharapkan memunculkan ide-ide segar untuk memajukan batik dan tenun Kabupaten Pekalongan,” imbuh Rininta.
Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Dra. Hj. Munafah Asip Kholbihi saat menerima
pengurus Asosiasi Profesi Tenun Batik menyatakan bersedia menjadi penasehat asosiasi tersebut
dan menyatakan bersedia bekerja sama dengan asosiasi untuk memajukan batik dan tenun
Kabupaten Pekalongan. Lebih lanjut, Munafah berharap asosiasi bisa menciptakan produk yang
kreatif dan inovatif, sehingga dapat menjadi salah satu produk unggulan Kota Santri
“Produk batik tenun juga diharapkan bisa dikolaborasikan dalam Pagelaran Tutur Batik yang akan
diselenggarakan pada Kamis (26/1) malam,” tutur Munafah.
Kepala Disperindagkop UKM, Ir. Teguh Isdaryanto, MM yang juga menjabat sebagai Ketua Harian
Dekranasda menyatakan siap memfasilitasi asosiasi terkait permodalan, kelembagaan, dan
peningkatan SDM perajin.
Tags:
Warta Kajen
