Bupati Akan Kembangkan Sektor Kuliner

KAJEN – Sektor kuliner di Kabupaten Pekalongan dinilai oleh Bupati Pekalongan, H.  Asip Kholbihi, SH. M.Si. sangat berpotensi untuk dikembangkan, utamanya di daerah perkotaan seperti Wiradesa, Tirto, Buaran, dan Kedungwuni. Menurutnya saat ini perkembangan kuliner di wilayah tersebut sangat pesat, dimana di wilayah tersebut kuliner semakin beragam dan hampir 24 jam ada atau hidup. Hal tersebut disampaikan Asip di sela – sela makan siangnya di warung makan Garang Asem  “Sochani” yang berada di Podo Kedungwuni baru – baru ini.
Menurut Asip hal tersebut terjadi karena ditopang oleh faktor budaya atau tradisi masyarakat diantaranya adanya kebiasaan para ibu yang jarang masak apalagi untuk makan malam karena rata-rata mereka bekerja di sektor industri kecil dan adanya tradisi pocokan (gajian) di hari kamis pada setiap minggunya, sehingga pada malam jum’at rata-rata warung atau rumah makan ramai pengunjung. Hal inilah yang menurut Asip menumbuh suburkan pusat-pusat kuliner di Kabupaten Pekalongan, karena perputaran uang atau ekonominya lebih cepat yaitu seminggu sekali (perputaran uang lebih banyak di hari kamis), bukan satu bulan sekali.
“Saya kira ini adalah potensi yang harus ditangkap oleh masyarakat, “ ujar Asip.
Asip juga memiliki gagasan untuk membuat semacam lomba yang dikhususkan bagi warung atau tempat makan di wilayah Kabupaten Pekalongan, dengan kriteria penilaian tertentu dan melibatkan juri dari pakar kuliner. Untuk itu dirinya menghimbau kepada para pemilik warung agar senantiasa menjaga kualitas menu yang disajikan selain enak tentunya harus bersih dan pelayanannya cepat serta memiliki kekhasan.
“Nantinya kita akan bina warung dan rumah makan yang ada, sehingga kalau ada tamu dari luar daerah bisa kita perkenalkan kekayaan kuliner kita kepada mereka,” tegasnya.
Ditambahkan Asip bahwa saat ini dirinya tengah menggali potensi kuliner tradisional di Kabupaten Pekalongan khususnya yang berupa makanan kecil atau oleh – oleh yang lebih spesifik atau khas “Kota Santri”, karena menurutnya yang ada saat ini masih belum spesifik. Kedepan Asip juga berencana membuka pusat oleh – oleh Kabupaten Pekalongan, sehingga jika ada tamu atau wisatawan yang datang ke Kabupaten Pekalongan mereka tidak akan kesulitan memperoleh oleh-oleh khas.

 “Saya berharap dengan sering berkunjung ke tempat kuliner yang ada di Kabupaten Pekalongan kita dapat bertemu pula dengan tokoh – tokoh kuliner di Kabupaten Pekalongan maka akan ketemu makanan khas Kabupaten Pekalongan yang sesuai dengan Basic Cultural kita, dan tidak dimiliki oleh daerah lain,” ungkap Asip.
Lebih baru Lebih lama