BPR/BKK Salurkan Kredit 20,9 Milyar Kepada masyarakat

KAJEN –Bupati Pekalongan yang diwakili oleh Wakil Bupati Ir. Arini Harimurti menyampaikan rasa terimakasihnya pada seluruh pihak dan BPR/BKK atas prestasi yang telah diraih yang telah memberi kontribusi pada pembangunan Pemkab. Pekalongan selama ini, yang dibuktikan dengan kinerja yang semakin meningkat.
 
 “Mudah-mudahan kinerja yang sudah baik ini, akan semakin meningkat dengan hadirnya direktur yang baru sehingga BPR/BKK akan semakin jaya,” harap Wabup dalam sambutannya saat menghadiri Penarikan Undian Tamades BPR/BKK yang digelar Rabu (25/1) ini.  
 
Lebih lanjut Wakil Bupati mengatakan, bahwa lembaga keuangan BPR/BKK adalah milik Pemerintah Daerah yang tentunya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan perekonomian dan pembangunan untuk peningkatan taraf hidup masyarakat, khususnya pada bidang pemberdayaan ekonomi melalui adanya UMKM. “Bagaimana menjadi ujung tombak perkembangan UMKM dan bagaimana pemberian kredit untuk para UMKM ini,” tambahnya.  
 
Ditambahkan Arini bahwa sebuah Bank, akan berkembang apabila mendapat kepercayaan dari masyarakat dan nasabah. Oleh karenanya beliau berpesan pada para direksi BPR/BKK untuk terus menggali inovasi dan kreatifitas agar nasabah tidak berpindah ke lain hati.
 
 “Terimakasih pada para nasabah yang telah bekerjasama, siapa lagi yang akan membesarkan BPR/BKK kalau tidak kita sendiri. Mudah-mudahan jalinan kita semakin erat dan semakin memberikan dampak yang positif bagi kita semua,” tambahnya. 
 
Sementara itu, Ketua Panitia Penarikan Undian Tamades Adjie Setiawan Spd mengatakan, undian ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan yang tinggi PD. BPR/BKK kepada nasabah yang telah mempercayakan menyimpan dananya pada BPR/BKK sehingga menjadikan lembaga keuangan perbankan ini menjadi lembaga intermediasi yang sangat kuat di Kabupaten Pekalongan. 
 
Menurutnya, peserta undian adalah nasabah penabung Tamades dan Tamades Prima sebesar minimal 100 ribu rupiah per 31 Desember 2016 lalu. Dan tiap 100 ribu rupiah, nasabah akan mendapatkan kupon sebanyak 1 kupon undian, berlaku untuk kelipatannya. 
 
“Total tabungan yang diundikan pada hari ini ada 213,09 Milyar dengan jumlah kupon sebanyak 2.192 lebih kupon,” ujar Adjie. 
 
Adjie juga menyampaikan bahwa kepercayaan dan kesetiaan yang telah diberikan masyarakat kepada BPR/BKK telah menjadikan BPR/BKK menjadi Bank yang berkembang sangat baik, berprestasi dan mempunyai kinerja yang baik.
 
 “Per 31 Desember 2016 lalu, dana masyarakat yang bisa dihimpun mencapai 255,9 milyar yang artinya naik sebesar 29,3 milyar atau 11,4%  pada periode tahun lalu. Sementara kredit yang disalurkan 20,9 milyar dengan laba pada 2016 sebesar 9,5 milyar. Aset bertambah 8,3% atau naik dari 25 milyar menjadi 301,3 milyar,” ujar Adjie. 
 
Sementara itu Kepala Bagian BUMD Biro Perekonomian Prov. Jawa Tengah Chaerudin, SH, MH menyampaikan, Undian ini diperuntukkan untuk para nasabah atas kepercayaan dan kerjasamanya selama ini dengan harapan akan lebih mendekatkan hubungan BPR/BKK dengan para nasabahnya.
 
 “Jagalah kepercayaan masyarakat dengan bekerja keras, jujur dan bekerja cerdas. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya. 
 
Dijelaskan Chaerudin, beberapa waktu lalu telah diluncurkan produk yang diberi nama KMB (Kredit Mikro BKK) yaitu suatu kredit dari BPR/BKK yang bertujuan untuk menyediakan modal bagi UMKM dengan persyaratan yang sangat mudah, proses cepat dan bunga ringan.
 
 “Kami berharap produk ini dapat dimanfaatkan oleh para nasabah dan masyarakat untuk meningkatkan usahanya. Marilah terus tingkatkan simpanan dan kredit. Ini adalah lembaga kita. Mari kita sama-sama membesarkannya,” jelas Chaerudin. 
 
Dalam penarikan undian kali ini, panitia menyediakan hadiah berupa 1 unit mobil xenia dan 1 unit sepeda motor serta lemari es, mesin cuci, TV LED dan Sepeda masing masing sebanyak 10 unit. Disamping itu, sebagai rangkaian kegiatan penarikan undian tersebut juga diadakan lomba MTQ antar SMP/MTs seluruh Kabupaten Pekalongan yang kedepan direncanakan akan menjadi agenda rutin dan menjadi salah satu bentuk pembinaan hafalan dan bacaan Al Qur’an di Kabupaten Pekalongan.
Lebih baru Lebih lama