KAJEN – Meski dalam keadaan berduka,
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi tetap menyempatkan diri untuk melakukan tugas
kedinasan di rumah duka, di Kecamatan Kedungwuni dengan menerima tamutamu untuk
urusan dinas.
Seperti terlihat pada Senin (17/4)
kemarin, setelah pemakaman jenazah ibundanya, Bupati kedatangan tamu tim ahli
dari Belanda bersama rombongan yang akan melakukan penelitian dan pengkajian
untuk penanganan rob di Kabupaten Pekalongan. Tak hanya menerima rombongan tamu
tim ahli dari Belanda, pada kesempatan itu Bupati dan tim dari Belanda juga
melakukan penandatangan MoU untuk penelitian dan pengkajian penanganan rob di
Kota Santri.
”Walaupun masih dalam suasana duka
seperti ini, saya mencoba untuk bisa menyelesaikan urusan kedinasan semampu
saya, di rumah saya, bukan di kantor atau rumah dinas karena saat suasana
seperti ini saya tidak berani keluar dari rumah dulu,” kata Asip.
Menurutnya, kerja sama dengan tim
dari Belanda itu merupakan tindak lanjut dari langkah penanganan rob yang
selama ini telah dilakukan, termasuk kunjungan dia ke Belanda beberapa waktu
lalu. Sebagai lanjutan, tim dari Belanda datang untuk melakukan langkah-langkah
penanganan.
Jonathan Lekkerkerk dari Rotterdam
University of Applied Siences, salah satu peneliti yang turut dalam tim
penanganan masalah rob itu setelah melakukan penandatanganan MoU mengatakan,
dia bersama tim datang untuk menindaklanjuti kerja sama dengan Pemkab
Pekalongan.
Kerja sama tersebut untuk mencarikan
solusi terhadap permasalahan rob. Saat ini, Jonathan mengaku sudah mulai terjun
ke lapangan untuk melakukan pemetaan, kemudian pencarian titik masalah,
dilanjutkan penyampaian simpulan tentang penanganannya.
”Kami akan melakukan pemetaan dengan
turun langsung ke lokasi yang menjadi titik permasalahan, kemudian nanti secara
berkelanjutan akan memberikan langkah-langkah penanganan rob,” tandasnya.
Sementara itu, Prof Dr Ir S Imam Wahyudi DEA, Kepala Delta Center on Climate Change
Universitas Sultan Agung Semarang selaku pendamping tim dari Belanda
menambahkan, ada beberapa solusi dari hasil pemetaan sementara rob di Kabupaten
Pekalongan.
Tags:
Warta Kajen
