KAJEN - Berkat dana iuran,bantaran Sungai Sengkarang/ Kali Pencongan di Desa Pacar Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan,mampu dikembangkan menjadi sirkuit untuk kegiatan croser,para pembalap motor di kawasan Pekalongan, Pemalang, hingga Batang.
"Pembuatannya sendiri dilakukan secara gotong royong,
iuran bersama anggota, yang terbentuk sejak tahun 2010, dan sekarang sudah
mencapai ratusan anggota. Bahkan telah dua kali menyelenggaran event cross,
serta sempat vakum setelah tahun 2012," ungkap Koordinator komunitas
Trail and Adventure Pekalongan atau Traxal,Umar Ahmad kemarin.
Selain digunakan sebagai croser juga akan dijadikan sebagai tempat
penyelenggaraan kegiatan prestasi atau even berskala nasional.
Di ungkapkan untuk penggarapannya selain diprakarsai olehTraxal, juga diprakarsai oleh komunitas Boncoss Barramundi
Pekalongan Fishing yang merupakan kumpulan mancing mania di daerah setempat itu,
dan mendapat dukungan penuh Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si.
"Semoga niatan ini mendapat dukungan penuh dari
Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk membantu mengembangkan sirkut yang
sekarang masih apa adanya, dengan banyak kekurangan," tandas Umar Ahmad
yang akrab dipanggil Umang.
Bupati Pekalongan KH. Asip
Kholbihi, SH., M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh
terhadap langkah pembuatan sirkuit. Bahkan pihaknya akan membangun berbagai
fasilitas agar sirkuit layak untuk kegiatan skala nasional.
"Karena kawasan di Sungai Pencongan dan Sengkarang ini
merupakan, kawasan yang akan dikembangkan menjadi destinasi pariwisata air di
Kota Santri. Kalau daerah pegunungan sudah, dan sekarang menjadi destinasi
nasional," ungkap bupati.
Kawasan Sungai Sengkarang - Pencongan, menjadi target
pengelolaan pariwisata, khususnya wisata air, karena merupakan sungai terbaik
di sepanjang Pantura, dengan debit air stabil. Sehingga layak digunakan.
Tags:
Warta Kajen