Dua Anjing Unit Satwa K-9 Diterjunkan Dalam Latihan Gabungan Penanggulangan Anarkis

KAJEN - Jelang Pilkada,Polres Pekalongan akan melakukan peragaan latihan gabungan penanggulanagn anarkis pada Selasa (6/2) mendatang.

Latihan tersebut dilakukan dalam rangka pengamanan pilkada serentak tahun 2018 (Sispamkota), nantinya jajaran Polres Pekalongan melakukan beberapa latihan simulasi Sispamkota, sehingga saat pelaksanaan atau hari H bisa mendapatkan hasil yang maksimal. 

Sejumlah pihak memiliki peran penting dalam kegiatan latihan tersebut. Salah satunya adalah Unit Satwa K-9 yang dimiliki Sat Sabhara Polres Pekalongan. Tidak mudah untuk melatih satwa jenis anjing  hingga bisa memiliki kemampuan khusus.

Dalam latihan sore kemarin, Jum’at (3/2) Dua satwa anjing diterjunkan dalam latihan tersebut. Yaitu anjing dengan kemampuan lacak khusus dan anjing dalmas (pengendalian massa). Dua anjing itu dilatih oleh dua personel Sat Shabara.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si mengatakan, selain memiliki kemampuan pengendalian massa dan mengendus handak, anjing khusus ini juga memiliki kemampuan mengendus narkoba. Dan untuk membuat satu ekor anjing agar memiliki kemampuan lacak khusus, anjing harus dilatih minimal 6 bulan. Namun jika sudah jadi, kemampuan anjing ini juga harus diasah setiap hari.

"Anjing yang sudah jadi, masih harus dilatih setiap hari. Itu dilakukan agar spesialisasi dan kemampuannya tetap terjaga bahkan meningkat," papar AKBP Wawan.

Tidak cukup hanya berlatih. Untuk mempertahankan fisik anjing-anjing di Unit Satwa K9, pelatih harus menyediakan sejumlah asupan untuk dikonsumsi. Antara lain vitamin, susu dan makanan jenis daging. 

"Selain itu, waktu istirahat anjing harus cukup dan sesuai dengan porsinya. Pelatihnya pun, harus memiliki basic pendidikan khusus kepelatihan. Yaitu harus terlebih dahulu mengikuti sekolah khusus di Mako Brimob Kepala Dua, Depok, Jawa Barat."
Lebih baru Lebih lama