KAJEN
- Banjir terjadi dibeberapa tempat pada Kamis (1/2) kemarin,hal itu disebabkan karena hujan lebat yang terjadi semalaman,Hujan tersebut juga disertai angin kencang.
SMA Negeri 1 Sragi menjadi salah satu tempat yang tergenang banjir,bahkan banjir tersebut menjadi yang paling parah selama ini. Banjir
dengan ketinggian mencapai 40 cm tersebut, terjadi akibat luapan sungai Winong Sragi, yang tidak mampu
menahan debit air.
Kepala SMA Negeri 1 Sragi,Rusmono mengatakan bahwa genangan
air di SMA Negeri 1 Sragi, membuat pelaksanaan try out hari terakhir
siswa kelas XII, Kamis kemarin dibatalkan, dan akan dilaksanakan
kembali pada jumat hari ini, sesuai dengan mata pelajaran yang telah
dijadwalkan.
"Air
sudah masuk ke sekolahan sejak semalem sekitar pukul 00.00. Terdapat 27
ruang kelas, dan 5 ruang laborat, serta ruang guru. Semua ruangan
terendam, yang tidak terkena banjir cuma masjid serta GOR sekolah,"
katanya.
Siswa yang semestinya hari ini melakukan try out hari keempat untuk
kelas XII, dibatalkan,karena LKS dan kertas soal terendam.
"Sejumlah buku dan
perangkat elektronik, seperti CPU komputer, dan AC terkena air. Sehingga
tidak memungkinkan untuk dilakukan kegiatan belajar mengajar. Sehingga
sebanyak 753 siswa diliburkan,"Pungkasnya.
Tags:
Warta Kajen
