3 Bus Kecelakaan Beruntun


LOKASI KEJADIAN - Puing-puing pecahan kaca bus terlihat masih berserakan di lokasi kejadian di depan Bulog Wiradesa. TRIYONO / RADAR PEKALONGAN
Kecelakaan kembali terjadi di Jalur Pantura Kabupaten Pekalongan. Kali ini tiga bus terlibat dalam kecelakaan beruntun, tepatnya di depan Bulog Wiradesa, Jumat (30/5). Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun puluhan penumpang mengalami luka-luka akibat terkena benturan dan pecahan kaca.
Kecelakaan selain melibatkan tiga bus juga menabrak satu truk container terjadi Jumat (30/5) dini hari. Peristiwa itu terjadi bermula bus Gunung Mas DK-9140-GH yang dikemudikan Arief Susanto asal Semarang melaju dari arah timur akan memutar arah di depan Kantor Bulog Wiradesa.
Ketika bus melintang, dari arah bersamaan melaju dengan kecepatan tinggi sebuah bus PO Muji Jaya dengan G-1580-BC. Karena jarak sudah dekat, akhirnya menabrak bus Gunung Mas di depanya. Bus Gunung Mas akhirnya terpental ke sebelah utara sedangkan Bus Muji Jaya setelah menabrak menyebrang kejalur utara.
Kemudian dari arah berlawanan melaju Bus Kramat Jati dengan nopol D-7978-AI dari arah barat asal Bandung menuju Surabaya menabrak Bus Muji Jaya hingga akhirnya bus menabrak truk container yang sedang parkir di tepi jalan.
Akibat kejadian itu, korban yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Alkaromah Holistik, Tirto dan RSUD Keraton. Beruntung kejadian itu tidak menelan korban jiwa.Sementara kasus tersebut saat ini masih ditangani anggota Satlantas Polres Pekalongan.
Kasatlantas Polres Pekalongan, AKP Arie Trestiawan, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan itu di jalur Pantura Wiradesa. Namundemikian kecelakaan tidak menelan korban jiwa.
“Usai kejadian korban langsung dilarikan ke rumah sakit, dan tidak ada korban jiwa,” terangnya.
Kejadian itu diduga salah satu bus yang akan berbalik arah secara mendadak menyalakan lampu sens.Denganbegitu pengemudi bus yang ada di belakang tidak mengetahui bus yang ada di depanya.
(sumber:Radarpekalongan)

Lebih baru Lebih lama