KAJEN - Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan di Kajen, Tim Penggerak PKK (TP. PKK) Kab. Pekalongan melaksanakan kegiatan Orientasi Tim Penggerak PKK se - Kabupaten Pekalongan. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Pekalongan beserta istri, Ketua DPRD Kab. Pekalongan, Sekretaris Daerah beserta jajaran, serta para ketua TP. PKK desa/kelurahan, kecamatan dan jajaran dari seluruh Kab. Pekalongan.
Tak lupa Antono juga mengingatkan pentingnya peran seorang ibu yang merupakan pelita, penyejuk, sekaligus pendidik, oleh karena itu dirinya menyebut seorang ibu adalah tiang keluarga bahkan tiang negara. Untuk itu dirinya mengapresiasi kegiatan orientasi yang digelar hari ini karena dapat dijadikan bekal atau persiapan para ibu dalam menjalankan perannya baik di keluarga maupun di masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Tutik Joko Pranowo selaku Plt. Ketua TP. PKK Kab. Pekalongan dalam laporannya mengungkapkan bahwa tujuan kegiatan yang diikuti lebih kurang 608 peserta ini antara lain untuk mempererat silaturahim keluarga besar TP. PKK se-Kab. Pekalongan, meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang peran Ketua TP. PKK desa/kelurahan, serta memantapkan langkah TP. PKK Kab. Pekalongan di tahun 2016 mendatang.
Mengawali sambutannya, Bupati Pekalongan, Drs. Amat Antono, M.Si menyampaikan terimakasih kepada semua jajaran TP. PKK dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga kabupaten yang dinilainya sangat berperan penting di tingkat lapangan. “Saya sangat menyadari tanpa peran saudara maka capaian pembangunan yang kita peroleh tidak akan optimal,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut Bupati juga menghimbau kepada Kepala desa agar Dana Desa yang digelontorkan dikelola dengan baik, karena kewenangan dan kepercayaan pemerintah kepada mereka akan semakin besar mengingat tahun depan Dana Desa yang akan digelontorkan semakin besar (2 kali lipat). “ karena untuk bisa mengelola dana tersebut diperlukan Sumber Daya Manusia yang baik,” tegasnya.
Tak lupa Antono juga mengingatkan pentingnya peran seorang ibu yang merupakan pelita, penyejuk, sekaligus pendidik, oleh karena itu dirinya menyebut seorang ibu adalah tiang keluarga bahkan tiang negara. Untuk itu dirinya mengapresiasi kegiatan orientasi yang digelar hari ini karena dapat dijadikan bekal atau persiapan para ibu dalam menjalankan perannya baik di keluarga maupun di masyarakat.
Lebih lanjut Antono menegaskan peran ibu dalam menghadang derasnya penyebaran Narkoba di Indonesia khususnya di kalangan pelajar, yang sudah mencapai angka 22% dari total 3,6 juta pengguna narkoba. Sedangkan bonus demografi yang akan diperoleh Indonesia di Tahun 2015 menurutnya memerlukan persiapan yang baik agar hal tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat. “ Untuk itulah kita harus saling mengingatkan, dan diperlukan bekal untuk menghadapinya,” tukasnya menutup sambutan.
Dalam orientasi tersebut, peserta diberikan beberapa materi antara lain dari Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah, Dra. Martati, MM dengan materi Konsep diri dan Asisten Pemerintahan Sekda, Drs. Ali Riza, M.Si, dengan materi Informasi mengenai penggunaan dana desa.
Tags:
Warta Kajen
